Alhamdulillah!
Setelah tiga tahun kuliah di PKN STAN, pada akhirnya tanggal 18 Oktober 2018, aku lulus dari kampus yang telah mendidikku untuk mendapatkan gelar ahli madya akuntansi. Suasana haru meliputi gedung ICE BSD di sehari sebelum upacara kelulusanku dan teman-teman. Kami melakukan Gladi Bersih di tanggal 17 Oktober 2018.
Selasa Malam, 16 Oktober 2018, aku berangkat ke Stasiun Tugu atau Stasiun Yogyakarta bersama kedua orang tuaku. Senyuman, tawa, dan semangat menghiasi kami bertiga sembari menunggu kereta datang. Tanpa sengaja, aku bertemu temanku yang juga akan ke Jakarta, tidak sulit mengenali anak-anak STAN malam itu. Banyak sekali, bertebaran, sebagian besar memakai tanda pengenal kampus, sedangkan aku? hehe, saat ini aku bukan tipikal orang yang suka menunjukkan identitas di publik, jadi aku hanya memakai baju biasa. Walaupun sebenarnya keliuhatan sih, kalau ada satu anak muda dan dua orang tua, sudah pasti dia anak STAN yang mau wisuda hehehe.
Rabu, 17 Oktober 2018, aku sampai di Stasiun Jatinegara, kemudian menuju rumah saudara untuk mandi, sarapan, dan meminjam mobil. Terima kasih untuk Bulik-Om ku yang sudah sabar selama ini meminjamkan mobil untuk keluargaku serta sering sekali direpotkan oleh keluargaku karena rumah mereka menjadi tempat kami beristirahat kalau ada acara di Jakarta. Ku harap, suatu saat nanti aku juga bisa berbuat sesuatu untuk keluargaku yang baik hati ini.
Kemudian pukul 10.00, aku menuju Bintaro untuk mampir sebentar ke Kos lamaku, aku mengambil beberapa barang penting, dan menunggu Sahabatku, Salma, untuk berangkat bersama ke ICE BSD. Alhamdulillah, aku senang sekali, diperjalanan, aku dan Salma bercerita-cerita sambil mengikat pita ke coklat batangan yang ku beli untuk dibagikan ke teman-teman. Sampai lokasi, kami mampir sebentar ke mushola untuk sholat dzuhur, lalu berjalan menuju hall 10 ICE BSD. Senang sekali rasanya bertemu teman-teman lagi setelah libur yang cukup panjang. Mereka tersenyum, tertawa, dan tidak ada yang memasang raut sedih. Aku juga dengan semangat membagi coklat ke teman-teman sekelasku dan beberapa teman lain yang spesial bagiku selama kuliah. Yah, tidak semua yang spesial dapat, karena keadaan membuat kami sulit ketemu. Namun, aku cukup puas karena pada akhirnya coklatku sisa dua saat semua orang disekitarku sudah dapat, hehe, alhamdulillah, tidak terjadi kekurangan.
Setelah gladi bersih, aku menuju hotel yang terletak di lokasi yang sama dengan ICE BSD untuk beristirahat.
Kamis, 18 Oktober 2018. Jam satu dini hari kakakku sampai di hotel. Ayo tidur! Harus tidur cukup! Besok harus bangun pagi! Rasanya baru menutup mata sebentar, alarm jam tiga pagi ku berbunyi, matikan, tidur lagi. Jam setengah 4, mamaku membangunkan aku, Alhamdulillah, untung dibangunin, kalau lebih lama lagi, wah pasti udah buru-buru banget.
Hal pertama yang kulakukan adalah Sarapan hehe, yak, bukan mandi, hehehe, karena aku ingin tidak kelaparan selama make up, dan inginku setelah mandi langsung makeupan biar segar hehe. setelah itu jam 4 aku selesai mandi dan mulai memberi pelembab ke wajah. Targetku adalah selesai make upan jam 5 pagi, terus pakai kerudung, karena hijab an bagiku adalah bagian dress up yang paling sulit ehehe. oke, setelah pakai pelembab, aku memakai Softlens yang menghabiskan waktu 15 menit! Karena aku tidak pernah pakai softlens sebelumnya, jadi ini benar-benar pengalaman baru buatku. Aku pakai softlens Minus 1,25 , di hari yang penting ini, aku tidak ingin pengelihatanku blur, tapi kalau pakai kacamata, selain merusak visual, kacamata bisa membuat hijab tidak rapi dan gagang yang bersentuhan dengan kulit wajah menyebabkan minyak terproduksi lebih banyak sehingga.... yes, membuat make up rusak. Ini sangat penting buat perempuan! Memang seribet itu pikiranku di saat-saat yang ku anggap penting, hehe. Ternyata, pakai softlens tidak seburuk yang aku pikirkan. Aku pikir mataku adalah tipikal mata sensitif, ekspektasiku adalah aku bakal nangis-nangis parah karena menyesuaikan benda asing itu. Alhamdulillah, mataku oke, baik-baik saja, dan nantinya softlens ini bertahan sampai 13 jam ke depan tanpa touch up! Disini ku menyimpulkan, mataku sehat, tidak terlalu kering tapi juga tidak terlalu berair, pas, ditengah-tengah, eh, rada lembab dikit, kalau skala 0 sangat kering, 100 sangat lembab, mungkin mataku ada di 60 :D
Pukul 05.10, aku sudah selesai berdandan, tapi masih touch up mengoreksi bagian-bagian yang menurutku perlu ditambah. Wisuda kali ini aku dandan sendiri, karena susah nyari MUA yang 300ribuan di Jakarta, juga karena ku sudah terlanjur beli alat make up yang habis 500ribu + softlens 200ribu, juga karena aku malas mengantri MUA kalau sama teman, dan juga karena aku ingin santai sekaligus melatih skill yang berguna untuk masa depan :))
Menuju bagian tersulit pagi ini.... jeng jeng, yah, Hijab Do! Aku bersyukur, aku sudah berhijab jadi urusan hijab do ini aku bisa searching di internet, coba kalau masih belum pakai, pasti aku butuh banget MUA untuk hair do :3 Realita, hanya 10 menit pakai hijab, masang toga, huwala, 5.30 sudah siap untuk berangkat. Sebelum keluar kamar, foto dulu sama keluarga di dalam kamar hotel :D
Yah, walaupun targetku berangkat jam 5.30 keluar hotel, mundur beberapa menit tidak apa-apa lah ya, hehe. Keluar dari kamar, aku dan keluargaku jalan sambil bercanda, ketawa-ketawa, aku senang keluargaku senang di pagi itu. Baik Ayah, Mama, maupun kakakku, mereka mengeluarkan aura positif, mood yang bagus, suasana hati yang bahagia, sehingga aku pun juga bahagia dan bersukacita.
Waktu aku keluar kamar, ada sepasang orang tua yang bergegas mengeluarkan koper dari kamarnya sehinga kopernya terjatuh dan terbuka. Aku melihatnya di depan mataku, hanya 1 meter dari tempat aku berjalan. Jadi, ceritanya aku menginap di hotel sampai tanggal 19 Oktober, sedangkan beberapa wisudawan nginapnya cuma sampai 18 oktober dalam kondisi jam 11 siang sudah harus check out, padahal acara wisuda baru selesai jam 2 siang menurut jadwal. Jadi, yang barang-barang mereka sudah harus keluar di pagi itu karena udah tidak sempat lagi kalau nanti siang. Aku terpikir untuk membantu, karena kedua orang tua itu sepertinya lebih tua dari orang tua ku :"( Tapi, ada bisikan yang bilang "Jangan dibantu, mereka nanti malu dibantu sama orang lain." Ya sudah aku hanya mengangguk kecil lalu berjalan lagi. Rasanya pingin balik ke waktu itu :"( Aku menyesal setelah itu, harusnya aku bantu aja :"(
Kami mengantri lift bersama wisudawan dan keluarga lain.Walaupun cukup lama, tapi aku senang keluargaku masih berseri-seri, jadi suasana bahagia masih mengudara. Terus sampai kami berhasil turun, lanjut sampai keluar hotel dan perjalanan ke hall 10. Kami berjalan sambil tertawa dan bercanda. Ayahku sibuk dengan HPnya melakukan dokumentasi, Kakakku update di sosial media, dan Mamaku jalan dengan semangat menggunakan sandal hotel, tenang, sepatu seriusnya dibawa didalam totebag. Jarak hotel ke hall 10 sebenarnya cukup jauh, tapi terasa singkat dan menyenangkan saat dijalani bersama orang-orang yang bahagia. hehe.
Di kanan, kiri, depan ,belakang, banyak wisudawan berjalan bersama keluarganya. Warna toga kami yang berbeda-beda juga membuatku semangat dan tersenyum. Semuanya terlihat bersemangat dan senang, pagi itu aku terharu sekali merasakan suasana seperti ini. Aku pikir, aku bakal biasa aja ngerasain wisuda, ternyata aku senang sekali, sangat terharu, dan sangat bahagia, alhamdulillah.
Sambil jalan, aku membacakan peraturan wisuda ke keluargaku. "POKOKNYA JANGAN SAMPAI TELAT. Jam 6.30 gate ditutup, nanti kalau mama, ayah, mbak Mit telat dan gak boleh masuk, yaudah ya, jangan maksa masuk, ga boleh! Itu salah kita sendiri, kita harus tanggung jawab." Itu kata-kataku yang paling aku ingat saat briefing keluargaku.
Kami sampai di depan hall 10 jam 6.00 kalai tidak salah. Aku meminta mama dan kakakku untuk masuk duluan, sedangkan aku menunggu extraseat dari temanku untuk ayahku. Sambil nunggu, aku dapat telepon dari sahabatku, Yasmin. Hari itu dia tidak ikut wisuda karena beberapa hal, aku senang sekali, alhamdulillah, dia mengucapkan selamat dan tanya bagaimana perasaanku,Tentu aku sangat bahagia dan terharu, mataku cukup berkaca-kaca saat ditelpon dia. Aku terkesima dengan perhatian Yasmin ini, dia tidak hadir, tapi dia memberi perhatian untuk temannya, dia ingat teman-temannya wisuda, jadi dia mengubungi kami :") Terima Kasih Yasmin.
Jam 6.15, akhirnya aku bertemu temanku yang membawa extraseat untuk ayahku. Setelah transaksi selesai, langsung aku bergegas ke gate Wisudawan, karena tadi malam pemberitahuannya Typo dong, ditulis gate wisudawan tutup jam 6.20, harusnya 6.30. Yah, tapi alhamdulillah, ku sudah lega, aku takut banget jadi wisudawan terlambat karena katanya tidak diperbolehkan masuk sampai pemindahan launcher terakhir. Launcher terakhir itu, setelahnya cuma tinggal penampilan wisudawan dan pembacaan doa, artinya, udah selesai acara intinya. Dan kita diperlakukan kayak penonton aja :")
Jam 6.19 aku mengisi daftar hadir dan mendapat Pin. alhamdulillah, aku dapat pin nomor 16, prsesnsiku sebenarnya 15, tetapi, pin nomor 1 dipakai oleh IPK tertinggi di angkatan dalam jurusanku. Nomor 16 ini adalah nomor presensi Teman dekatku, Iki. Aku sedih dia tidak hadir hari ini, melihat nomornya membuatku berkaca-kaca. Kenapa gak nangis? karena harus ditahan agar makeup tidak luntur :"(
Akhirnya aku berkumpul bersama barisan wisudawan, teman-teman sekelasku. dan Ribuan mahasiswa lain. Senang lihat mereka memakai toga, cantik-cantik dan ganteng-ganteng. Aku tidak menyangka ternyata aku seterharu ini melihat mereka pakai toga, kalau ingat-ingat foto kami dulu yang masih pakai seragam kuliah, akhirnya kami pakai seragam akhir, walaupun jumlah kami tidaklah sama dibanding foto pertama kami :"
Aku bahagia sekali dan sangat bersyukur, alhamdulillah, dari kemarin malam sampai pagi itu, semua berjalan baik. Suasana Keluargaku yang bagus, Suasana teman-temanku yang ceria, serta Suasana hatiku yang lepas. Mataku menangkap pemandangan yang sangat indah di sepanjang pagi itu, wajah orang-orang yang tersenyum, wajah tanpa beban, dan ekspresi-ekspresi lain yang positif. Alhamdulillah.
Waktu sudah mulai menunjukkan pukul 6.45 WIB. Aku dan temanku serta jurusan lain mulai berbaris dengan rapi untuk dipanggil masuk ke dalam Hall.
"Wisuda Politeknik Keuangan Negara STAN 2018, inilah lulusan terbaik ... "
5.000an pasang kaki berderap masuk diikuti oleh ribuan pasang mata dan puluhan lensa kamera...
Sampai Jumpa di Bagian Akhir! :D
Selasa, 23 Oktober 2018
Pengalaman Wisuda Pertamaku (Bagian Awal)
Kamis, 11 Oktober 2018
Tingkat 1 Semester 2 D3 Akuntansi (PKN STAN part 10)
Haii!! Lama tidak jumpa, alhamdulillah lagi senang, kemarin tanggal 2 Oktober 2018, aku sudah Yudisium, dan resmi LULUS dari PKN STAN! Hore! Alhamdulillah!
Lama yaa, gak nulis postingan baru, soalnya dua bulan terakhir ini benar-benar seram, sibuk banget, ngurusin persiapan kelulusan, biasa mahasiswa tingkat akhir, cieilaah
Sebenarnya aku ingin sekali cerita tentang kelulusan kemarin, tapi mumpung lagi semangat karena abis baca komentar di PKN STAN part 9, ku jadi ingin ngelanjutin di semester 2 dulu, hehehe
Oh iya, karena aku jarang banget buka blog ini, mungkin para pembaca bisa banget kalau mau tanya-tanya atau sekedar ngasih komentar, saran, dan kritik, ke emailku di dkcnina@gmail.com, atau lewat DM instagram ke akun @dwinakc biar ku bisa baca dengan segera, see you in real life!
Oke, Semester 2 ini, setelah duka menyelimuti atmosfir kelasku karena kehilangan dua mahasiswa, kami menjalani perkuliahan seperti biasa. Tanpa disangka-sangka, kami kemasukan satu mahasiswa lama yang sebenarnya dua tahun di atas kami, tapi karena sakit, ia cuti kuliah dan masuklah di angkatan kami. kami semua manggil si Kakak dengan sebutan Kakak atau mbak, kayaknya gak ada yang berani manggil namanya tanpa imbuhan kehormatan di depannya hehehe
Ada 8 matkul lagi dan pertemuan masih sama, 16 pertemuan, check this out!
1. Pengantar Akuntansi 2
Yah, ini sih sama ya, masih teori tentang akuntansi, buku yang kami pakai pun masih sama saat itu, Kieso: Financial Accounting IFRS Edition 3e. sampulnya warna biru tua. Iya, buku akuntansi di PKN STAN pakai bahasa inggris, tapi pembelajarannya pakai Bahasa Indonesia kok, santai hehe. Buku ini waktu jamanku dikasih, dan aku pikir adik kelasku bakal dapat pinjaman drai perpustakaan, tapi ternyata tidak juga. Kayaknya dipinjami tapi tidak semua mahasiswa dapat.

Btw, di Semester 2 ini, dosenku di matkul ini lumayan enak, banyak yang bilang beliau gak jelas kalau ngajar, tapi justru aku lebih suka beliau daripada yang di semester 1. Oh iya ini penting, jangan sampai kita benci sama dosen, karena ngaruh banget di mood belajar kita. Benci sama dosen itu merugikan diri kita sendiri, kitanya malas belajar, sedangkan si dosen gak ngerasain apa apa hehehe.
2. Lab Pengantar Akuntansi 2
Masih sama, soal-soal problem di KIESO kita kerjain di mata kuliah ini. Kebetulan aku dapat dosen yang jago banget menjelaskan, selalu tersenyum, selalu bersemangat, masih muda, dan murah nilai, namanya Pak Yudi. Bapak ini cukup legendaris di kalangan mahasiswa yang diajar, karena emang parah keren banget, besok kalau aku jadi dosen, ingin menjadi dosen seperti beliau, hehe, aamiin.
3. Pengantar Pengelolaan Keuangan Negara (PPKN)
Hya! ini jelas bukan Ppkn yang kita temui di SD-SMA (Pendidikan Kewarganegaraan). Seperti judulnya, kita belajar tentang Hukum. Isinya tentang pasal-pasal keuangan negara. Ini pelajaran hafalan, benar-benar menghafal, tidak ada hitung-hitung nya sama sekali. Pelajaran ini bobotnya 2 SKS, tapi percayalah, 100 menit seperti tidak ada ujungnya. waktu terasa berjalan dengan lambat sementara slide-demi-slide berganti di depan kelas. Dan entah kenapa, waktu pelajaran ini, kelasku jarang dapat ruangan yang kondusif (dingin dan bermeja), lebih sering dapat kelas yang ac nya mati dan tempat duduknya itu kayak tempat duduk di bimbel, sudah lengkap YAQIN satu semester anda akan Sistem Kebut Semalam menjelang ujian. hehe. eh tergantung orangnya sih sebenernya.
4. Pendidikan Agama
Yuhu! Mata Kuliah Favoritku di semeter 2 ini hehe. Kenapa? Bukan karena aku orangnya agamis ya, hehe, tapi dosenku di mata kuliah ini seru menurutku. Pelajaran agama dari SD selalu mudah kan? Disini pun sama, pelajarannya tidak sulit, ujiannya tidak sulit, dan dosennyapun aku senang. Beliau banyak mengajak diskusi, dan untuk ukuran aku yang dari SD-SMA selalu di sekolah negeri, di mata kuliah ini aku belajar ilmu-ilmu baru yang bikin aku "ooh ternyata begitu". Dosenku ini memang kelihatan agamis, tapi beliau menyampaikan Islam dengan kemasan modern, jadi aku tidak pernah merasa digurui atau disalah-salahin hehe.
oh iya, dibedain setiap agama yaa, makanya kelas jadi sepi kalau mata kuliah ini, karena yang di dalam kelas hanya yang agama Islam, yang lain di ruangan yang berbeda menyesuaikan agama masing-masing.
5. Pengantar Perpajakan
Mata kuliah ini, belajar undang-undang perpajakan. Hafalan pasal-pasal dan pengertian istilah-istilah umum di Pajak. Sungguh aku merasa berdosa setiap mata kuliah ini, ngantuk banget asli. Aku sudah berusaha duduk di depan, memperhatikan dengan sekuat tenaga, tapi selalu menutup mata, huhu, maaf Bapak Dosen :(
Yah entahlah, sejak kecil aku paling sulit untuk bekerja sama dengan sesuatu yang meminta untuk dihafal, ku lebih suka hitung-hitungan. Kalau harus menghafalpun, aku harus pakai caraku sendiri biar tidak ngantuk dan tersimpan di otak dalam waktu lama.
6. Pengantar Manajemen
Di sini belajar tentang istilah-istilah mendasar tentang Manajemen, seperti kata-kata yang biasanya di pakai di manajemen dan langkah-langkah mendasar dalam me-manajemen-kan sesuatu hehe. Udah itu aja seingatku, hehe, kami dapat kasus, terus disuruh menguraikan SWOT (Kelebihan, kelemahan, opportunity, dan threat) gitu lah, paling legend tentang kasus kambing etawa. Hafalan dan logika mungkin yang dominasi di mata kuliah ini. Tapi, nilaiku gak begitu bagus sih, hehe, aku juga sudah sadar diri di awal perkuliahan matkul ini, kayaknya aku gak akan bisa maksimal disini, hehe. (Soalnya dosennya sudah tua, dan mengajarnya sangat pelan)
7. Ekonomi Mikro
HAHAHA, ya ampun, aku kehabisan kata-kata, aku baru sadar di semester 2 diriku gak jelas banget hahahaha. Ini hafalan lagi teman-teman, kurva banyak, teori-teori ekonomi mikro, dan jenis-jenis ekonomi mikro(?) gak tau lupa, hahaha. Alhamdulillah, setelah melewati PIE (Pengantar Ilmu Ekonomi), aku jadi lebih mengerti sedikit lebih baik tentang ekonomi. Jadi, alhamdulillah bisa mengikuti matkul ini dengan modal PIE di semester 1 kemarin.
8. Hukum Perdata
Tentu saja ini hafalan. Istilah-istilah dalam Hukum Perdata kita pelajari disini, Undang-undang lagi, pasal-pasal lagi, dan pengertian-pengertian dalam hukum perdata. Mata kuliah ini 2 SKS, menurutku mata kuliah ini lebih baik daripada PPKN, dosenku disini masih muda, aku duduk di depan tidak sia-sia, aku mengerti karena dosennya menjelaskan dengan jelas dan beliau bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan baik.
Di akhir semester 2 ini, kami kehilangan dua orang lagi. Yang satu karena nilai kurang, dan yang satu lagi karena melanggar etika. Temanku ini tidak sengaja membawa kertas materi di ruang ujian, tapi ketahuannya baru di tengah ujian, jadi dia dianggap tidak berintegritas dengan membawa contekan ke ruang ujian.
Itulah akhir tingkat 1 ku di PKN STAN (tahun 2015-2016). Alhamdulillah, aku bahagia dan bersyukur telah terlewati satu tahun di PKN STAN. IPK ku naik di semester 2 ini, dulu di semester 1, IPku 3,53 dan semester 2 ini menjadi 3,60. Ternyata, walaupun menurutku lebih susah di semester 2 yang penuh hafalan, eh malah nilaiku lebih bagus haha, mungkin karena sudah pemanasan di semester 1.
TIPS UTS UAS ala DWINAKC
Sebenarnya IPKku bukan IPK outstanding ya di PKN STAN, karena aku sadar kemampuanku, aku bukan orang yang jenius banget, juga sebenarnya di kampus, tidak ada yang minta tips ujian ke aku, hehehe. Yah karena aku orang biasa, tengah-tengah, yang hanya berharap selalu cumlaude di setiap semester. Tapi boleh lah, aku berbagi pengalaman untuk kalian yang berambisi tapi tidak terlalu ambis hehe
1. Jangan iri sama teman yang suka main
Gak perlu di kampus, di SD-SMA pasti ada rasa iri sama teman yang suka main terus. Mungkin hari-hari biasa tidak apa apa kalau main, tapi kalau udah mau ujian, udahlah, kurang-kurangin mainnya, bersusah-susah dulu baru bersenang-senang kemudian. Biasanya dua minggu sebelum ujian, aku sudah mulai review materi, minggu pertama belajar semua materi, minggu ke dua ngerjain soal-soal. Terus malam sebelum ujian, ngerjain soal-soal sambil buka materi.
Bahaya banget ini beneran! Teman sangat mempengaruhi gaya hidupmu, silakan berteman dengan orang yang suka main, tapi waktu udah mau ujian, jangan main terus!
2. Tulis semua yang kita tahu
Kita 16 minggu kuliah, dan 70% nilai kita HANYA ditentukan dengan UTS dan UAS. Sayang banget kalau kita nulis jawaban singkat. Aku sarankan, menulis jawaban itu beserta pengertiannya, kalau bisa contohnya juga. Nulis yang banyak dan nyambung serta berbobot, yaa jangan asal nulis juga hehe. Jangan ragu nambah kertas.
Aku selalu nulis banyak waktu ujian, setidaknya, kalau jawabanku salah, dosen yang membaca itu bisa mengerti kalau kita sudah berusaha untuk menjawab. Jangan sampai kita tidak menjawab sama sekali atau kosong, itu kalau di jamanku sangat bahaya, kalau soal ujiannya susah semua, emang kita bakal ngosongin semua nya? enggak kan. Dosen pasti berpikir kita gak berusaha dan dosenpun bingung kalau mau memberi nilai tambah gimana caranya kalau kita gak nulis apa-apa.
3. Tulisan yang bisa dibaca
Tulisan rapi dan besar-besar ini merupakan ide dari mamaku. Bayangkan dosen, sudah berumur, gak usah berumur deh, seumuran kita aja deh, harus mengoreksi ratusan jawaban mahasiswa, malam-malam, coba tulisan mahasiswanya kecil-kecil, gak rapi, pasti emosi itu si Dosen, belum dibaca udah males duluan.
Aku kalau ujian tulisanku besar, dan pakai kombinasi bolpoin biru, hijau, dan hitam, terkadang warna merah juga serta stabilo untuk menjelaskan kurva-kurva di ekonomi mikro. Biasanya, judul ku kasih warna biru, sub judul warna hijau, kalau ada poin-poin, gambar poinnya ku kasih stabilo, sisanya warna hitam, yah pokoknya sebisa mungkin tidak lebay, tapi rapi dan menarik. Kayak Guru Les Ganesha Operation kalau bikin catatan hehehe.
4. Sehatkan Jasmani dan Rohani
Olahraga, makan teratur, jangan diet, jangan kekurangan makan, sholat, minta maaf sama orang-orang, ngasih semangat ke orang-orang, bantu teman belajar, bantu teman ngerjain tugas, yah pokoknya menenangkan diri itu sangat penting. dan ini dilakuin jangan cuma deket ujian doang, tetapi dilakukan terus selama kuliah sehari-hari.
Banyak yang bilang kuliah itu susah, tapi juga ada kok yang bilang kuliah itu menyenangkan. Aku jauh lebih senang kuliah daripada SD-SMA, kuliah itu kita lebih bebas mengekspresikan diri, kita juga menentukan mau hidup seperti apa di kuliah ini. Jadi, menurutku, manfaatkan waktu dengan baik dan carilah kebahagiaanmu.
Sekian, Semangat! Bismillah!
Lama yaa, gak nulis postingan baru, soalnya dua bulan terakhir ini benar-benar seram, sibuk banget, ngurusin persiapan kelulusan, biasa mahasiswa tingkat akhir, cieilaah
Sebenarnya aku ingin sekali cerita tentang kelulusan kemarin, tapi mumpung lagi semangat karena abis baca komentar di PKN STAN part 9, ku jadi ingin ngelanjutin di semester 2 dulu, hehehe
Oh iya, karena aku jarang banget buka blog ini, mungkin para pembaca bisa banget kalau mau tanya-tanya atau sekedar ngasih komentar, saran, dan kritik, ke emailku di dkcnina@gmail.com, atau lewat DM instagram ke akun @dwinakc biar ku bisa baca dengan segera, see you in real life!
Oke, Semester 2 ini, setelah duka menyelimuti atmosfir kelasku karena kehilangan dua mahasiswa, kami menjalani perkuliahan seperti biasa. Tanpa disangka-sangka, kami kemasukan satu mahasiswa lama yang sebenarnya dua tahun di atas kami, tapi karena sakit, ia cuti kuliah dan masuklah di angkatan kami. kami semua manggil si Kakak dengan sebutan Kakak atau mbak, kayaknya gak ada yang berani manggil namanya tanpa imbuhan kehormatan di depannya hehehe
Ada 8 matkul lagi dan pertemuan masih sama, 16 pertemuan, check this out!
1. Pengantar Akuntansi 2
Yah, ini sih sama ya, masih teori tentang akuntansi, buku yang kami pakai pun masih sama saat itu, Kieso: Financial Accounting IFRS Edition 3e. sampulnya warna biru tua. Iya, buku akuntansi di PKN STAN pakai bahasa inggris, tapi pembelajarannya pakai Bahasa Indonesia kok, santai hehe. Buku ini waktu jamanku dikasih, dan aku pikir adik kelasku bakal dapat pinjaman drai perpustakaan, tapi ternyata tidak juga. Kayaknya dipinjami tapi tidak semua mahasiswa dapat.

Btw, di Semester 2 ini, dosenku di matkul ini lumayan enak, banyak yang bilang beliau gak jelas kalau ngajar, tapi justru aku lebih suka beliau daripada yang di semester 1. Oh iya ini penting, jangan sampai kita benci sama dosen, karena ngaruh banget di mood belajar kita. Benci sama dosen itu merugikan diri kita sendiri, kitanya malas belajar, sedangkan si dosen gak ngerasain apa apa hehehe.
2. Lab Pengantar Akuntansi 2
Masih sama, soal-soal problem di KIESO kita kerjain di mata kuliah ini. Kebetulan aku dapat dosen yang jago banget menjelaskan, selalu tersenyum, selalu bersemangat, masih muda, dan murah nilai, namanya Pak Yudi. Bapak ini cukup legendaris di kalangan mahasiswa yang diajar, karena emang parah keren banget, besok kalau aku jadi dosen, ingin menjadi dosen seperti beliau, hehe, aamiin.
3. Pengantar Pengelolaan Keuangan Negara (PPKN)
Hya! ini jelas bukan Ppkn yang kita temui di SD-SMA (Pendidikan Kewarganegaraan). Seperti judulnya, kita belajar tentang Hukum. Isinya tentang pasal-pasal keuangan negara. Ini pelajaran hafalan, benar-benar menghafal, tidak ada hitung-hitung nya sama sekali. Pelajaran ini bobotnya 2 SKS, tapi percayalah, 100 menit seperti tidak ada ujungnya. waktu terasa berjalan dengan lambat sementara slide-demi-slide berganti di depan kelas. Dan entah kenapa, waktu pelajaran ini, kelasku jarang dapat ruangan yang kondusif (dingin dan bermeja), lebih sering dapat kelas yang ac nya mati dan tempat duduknya itu kayak tempat duduk di bimbel, sudah lengkap YAQIN satu semester anda akan Sistem Kebut Semalam menjelang ujian. hehe. eh tergantung orangnya sih sebenernya.
4. Pendidikan Agama
Yuhu! Mata Kuliah Favoritku di semeter 2 ini hehe. Kenapa? Bukan karena aku orangnya agamis ya, hehe, tapi dosenku di mata kuliah ini seru menurutku. Pelajaran agama dari SD selalu mudah kan? Disini pun sama, pelajarannya tidak sulit, ujiannya tidak sulit, dan dosennyapun aku senang. Beliau banyak mengajak diskusi, dan untuk ukuran aku yang dari SD-SMA selalu di sekolah negeri, di mata kuliah ini aku belajar ilmu-ilmu baru yang bikin aku "ooh ternyata begitu". Dosenku ini memang kelihatan agamis, tapi beliau menyampaikan Islam dengan kemasan modern, jadi aku tidak pernah merasa digurui atau disalah-salahin hehe.
oh iya, dibedain setiap agama yaa, makanya kelas jadi sepi kalau mata kuliah ini, karena yang di dalam kelas hanya yang agama Islam, yang lain di ruangan yang berbeda menyesuaikan agama masing-masing.
5. Pengantar Perpajakan
Mata kuliah ini, belajar undang-undang perpajakan. Hafalan pasal-pasal dan pengertian istilah-istilah umum di Pajak. Sungguh aku merasa berdosa setiap mata kuliah ini, ngantuk banget asli. Aku sudah berusaha duduk di depan, memperhatikan dengan sekuat tenaga, tapi selalu menutup mata, huhu, maaf Bapak Dosen :(
Yah entahlah, sejak kecil aku paling sulit untuk bekerja sama dengan sesuatu yang meminta untuk dihafal, ku lebih suka hitung-hitungan. Kalau harus menghafalpun, aku harus pakai caraku sendiri biar tidak ngantuk dan tersimpan di otak dalam waktu lama.
6. Pengantar Manajemen
Di sini belajar tentang istilah-istilah mendasar tentang Manajemen, seperti kata-kata yang biasanya di pakai di manajemen dan langkah-langkah mendasar dalam me-manajemen-kan sesuatu hehe. Udah itu aja seingatku, hehe, kami dapat kasus, terus disuruh menguraikan SWOT (Kelebihan, kelemahan, opportunity, dan threat) gitu lah, paling legend tentang kasus kambing etawa. Hafalan dan logika mungkin yang dominasi di mata kuliah ini. Tapi, nilaiku gak begitu bagus sih, hehe, aku juga sudah sadar diri di awal perkuliahan matkul ini, kayaknya aku gak akan bisa maksimal disini, hehe. (Soalnya dosennya sudah tua, dan mengajarnya sangat pelan)
7. Ekonomi Mikro
HAHAHA, ya ampun, aku kehabisan kata-kata, aku baru sadar di semester 2 diriku gak jelas banget hahahaha. Ini hafalan lagi teman-teman, kurva banyak, teori-teori ekonomi mikro, dan jenis-jenis ekonomi mikro(?) gak tau lupa, hahaha. Alhamdulillah, setelah melewati PIE (Pengantar Ilmu Ekonomi), aku jadi lebih mengerti sedikit lebih baik tentang ekonomi. Jadi, alhamdulillah bisa mengikuti matkul ini dengan modal PIE di semester 1 kemarin.
8. Hukum Perdata
Tentu saja ini hafalan. Istilah-istilah dalam Hukum Perdata kita pelajari disini, Undang-undang lagi, pasal-pasal lagi, dan pengertian-pengertian dalam hukum perdata. Mata kuliah ini 2 SKS, menurutku mata kuliah ini lebih baik daripada PPKN, dosenku disini masih muda, aku duduk di depan tidak sia-sia, aku mengerti karena dosennya menjelaskan dengan jelas dan beliau bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan baik.
Di akhir semester 2 ini, kami kehilangan dua orang lagi. Yang satu karena nilai kurang, dan yang satu lagi karena melanggar etika. Temanku ini tidak sengaja membawa kertas materi di ruang ujian, tapi ketahuannya baru di tengah ujian, jadi dia dianggap tidak berintegritas dengan membawa contekan ke ruang ujian.
Itulah akhir tingkat 1 ku di PKN STAN (tahun 2015-2016). Alhamdulillah, aku bahagia dan bersyukur telah terlewati satu tahun di PKN STAN. IPK ku naik di semester 2 ini, dulu di semester 1, IPku 3,53 dan semester 2 ini menjadi 3,60. Ternyata, walaupun menurutku lebih susah di semester 2 yang penuh hafalan, eh malah nilaiku lebih bagus haha, mungkin karena sudah pemanasan di semester 1.
TIPS UTS UAS ala DWINAKC
Sebenarnya IPKku bukan IPK outstanding ya di PKN STAN, karena aku sadar kemampuanku, aku bukan orang yang jenius banget, juga sebenarnya di kampus, tidak ada yang minta tips ujian ke aku, hehehe. Yah karena aku orang biasa, tengah-tengah, yang hanya berharap selalu cumlaude di setiap semester. Tapi boleh lah, aku berbagi pengalaman untuk kalian yang berambisi tapi tidak terlalu ambis hehe
1. Jangan iri sama teman yang suka main
Gak perlu di kampus, di SD-SMA pasti ada rasa iri sama teman yang suka main terus. Mungkin hari-hari biasa tidak apa apa kalau main, tapi kalau udah mau ujian, udahlah, kurang-kurangin mainnya, bersusah-susah dulu baru bersenang-senang kemudian. Biasanya dua minggu sebelum ujian, aku sudah mulai review materi, minggu pertama belajar semua materi, minggu ke dua ngerjain soal-soal. Terus malam sebelum ujian, ngerjain soal-soal sambil buka materi.
Bahaya banget ini beneran! Teman sangat mempengaruhi gaya hidupmu, silakan berteman dengan orang yang suka main, tapi waktu udah mau ujian, jangan main terus!
2. Tulis semua yang kita tahu
Kita 16 minggu kuliah, dan 70% nilai kita HANYA ditentukan dengan UTS dan UAS. Sayang banget kalau kita nulis jawaban singkat. Aku sarankan, menulis jawaban itu beserta pengertiannya, kalau bisa contohnya juga. Nulis yang banyak dan nyambung serta berbobot, yaa jangan asal nulis juga hehe. Jangan ragu nambah kertas.
Aku selalu nulis banyak waktu ujian, setidaknya, kalau jawabanku salah, dosen yang membaca itu bisa mengerti kalau kita sudah berusaha untuk menjawab. Jangan sampai kita tidak menjawab sama sekali atau kosong, itu kalau di jamanku sangat bahaya, kalau soal ujiannya susah semua, emang kita bakal ngosongin semua nya? enggak kan. Dosen pasti berpikir kita gak berusaha dan dosenpun bingung kalau mau memberi nilai tambah gimana caranya kalau kita gak nulis apa-apa.
3. Tulisan yang bisa dibaca
Tulisan rapi dan besar-besar ini merupakan ide dari mamaku. Bayangkan dosen, sudah berumur, gak usah berumur deh, seumuran kita aja deh, harus mengoreksi ratusan jawaban mahasiswa, malam-malam, coba tulisan mahasiswanya kecil-kecil, gak rapi, pasti emosi itu si Dosen, belum dibaca udah males duluan.
Aku kalau ujian tulisanku besar, dan pakai kombinasi bolpoin biru, hijau, dan hitam, terkadang warna merah juga serta stabilo untuk menjelaskan kurva-kurva di ekonomi mikro. Biasanya, judul ku kasih warna biru, sub judul warna hijau, kalau ada poin-poin, gambar poinnya ku kasih stabilo, sisanya warna hitam, yah pokoknya sebisa mungkin tidak lebay, tapi rapi dan menarik. Kayak Guru Les Ganesha Operation kalau bikin catatan hehehe.
4. Sehatkan Jasmani dan Rohani
Olahraga, makan teratur, jangan diet, jangan kekurangan makan, sholat, minta maaf sama orang-orang, ngasih semangat ke orang-orang, bantu teman belajar, bantu teman ngerjain tugas, yah pokoknya menenangkan diri itu sangat penting. dan ini dilakuin jangan cuma deket ujian doang, tetapi dilakukan terus selama kuliah sehari-hari.
Banyak yang bilang kuliah itu susah, tapi juga ada kok yang bilang kuliah itu menyenangkan. Aku jauh lebih senang kuliah daripada SD-SMA, kuliah itu kita lebih bebas mengekspresikan diri, kita juga menentukan mau hidup seperti apa di kuliah ini. Jadi, menurutku, manfaatkan waktu dengan baik dan carilah kebahagiaanmu.
Sekian, Semangat! Bismillah!
Dosen Lab Pengakun 2 Nih
Pendidikan Agama
Langganan:
Postingan (Atom)

