Setelah lolos semua tahap, kan dapat lokasi pendidikan di mana, karena aku dapat di STAN Jakarta, jadi pendaftaran ulang dilaksanakan di Kampus PKN STAN Bintaro
Persyaratan kurang lebih seperti daftar ulang kampus pada umumnya
Sebelum berangkat ke Bintaro, beberapa surat-surat penting aku urus di Jogja
Seperti SKCK, surat keterangan sehat, surat keterangan bebas narkoba, surat keterangan belum menikah, ijazah SMA yang sudah dilegalisasi, dan lain-lain (lupa deh daftar persyaratannya ada di mana, hehe)
Ada yang penting banget buat calon mahasiswa PKN STAN, apakah itu?
Kosan, yaaaa beenaar, kosaann
Carilah kosan seawal mungkin
Nah, kira-kira begini
Di sekitar Kampus PKN STAN Bintaro, ada daerah-daerah kosan yang terkenal
1. Perumahan Pondok Jurang Mangu Indah (PJMI)
aku ngekos daerah sekitar sini, hehe
PJMI sendiri punya banyak cabang jalan yaaa, paling dekat yaa dekat, paling jauhnya hmmm aku kurang tahu, tapi kebetulan kosanku termasuk yang jauh dan membutuhkan waktu paling lama 15 menit jalan kaki, menurutku tidak begitu jauh dan lumayan buat olahraga
Daeraah ini cukup oke, jalannya memang tidak besar sekali, tapi mobil bisa masuk dengan mudah, cukup aman karena ada satpam, cari makan, laundry, masjid, gereja, minimarket, swalayan, dan lain-lain cukup mudah
Di sini cukup mahal kalau tidak pintar mencari yang murah, kosanku 12jt pertahun,kamar mandi dalam tanpa ac, tapi temanku ada yang 8jt sudah ada ac dan kamar mandi dalam
Kemarin aku cari kos sehari sebelum daftar ulang, sisanya rata-rata 16 juta pertahun, tapi ga begitu bagus kosannya, jadiiii, jadilah pencari kos yang pintar yaa
2. Kalimangsa
Inilah daerah yang menurutku paling HITZ, hahaha
Daerah paling dekat dengan kampus dan semua-semua ada di sini
Lokasinya tepat di belakang kampus, sudah dipastikan jalan kaki adalah pilihan paling tepat kalau ngekos di daerah ini
Tempat fotokopi di sini banyak sekali, biasanya kalau dinamika (ospeknya STAN), tempat fotokopi di sini jual barang-barang yang kamu butuhkan
Fotokopi buku pelajaran juga banyak
Warteg di sini tidak kalah banyak sama tempat fotokopian
Setiap mahasiswa yang ngekos di PJMI pasti lewat sini, jadi tempat fotokopi dan warteg di sini jadi langganan anak PJMI hehe
Jalan Kalimangsa yang paling dekat dengan kampus, jalannya kecil sekali, hanya cukup satu motor, dua motor berlawanan arah berpapasan, dipastikan tidak bisa jalan
tapi juga ada yang jalannya cukup besar, muat untuk satu mobil. memang tidak sedekat yang jalan kecil, tapi jalan kaki juga sudah dekat
Maka dari itu, yang ngekos daerah sini mending jalan kaki aja deh hehe dan kalau kosnya tidak cukup besar, tidak perlu bawa motor karena parkirnya susah
Kosan disini lebih murah dari PJMI, untuk keamanan, pernah ada kasus, yah, yang penting jaga diri dan kalau pulang tidak larut, insyaaallaah aman
apalagi yaaa, yah kesimpulannyaa ini daerah paling dekat dan banyak warung kecil, tapi semakin dekat dengan kampus jalannya semakin kecil
3. Sarmili
Ini daerah yang juga sangat dekat dengan kampus, dan yang paling epic hihi
harga kosan kurang lebih sama seperti di Kalimangsa
Jalannya juga semakin dekat dengan kampus, semakin kecil
aksesnya cukup oke, ada yang jual makanan, ada tempat fotokopi, ada warung kecil
Aku belum pernah mendalami daerah ini
Tapi, temanku cukup banyak yang ngekos daerah sini
keamanan seperti Kalimangso, sebenernya yang namanya keamanan tergantung kita jaga dirinya kayak gimana yaaa
4. Perumahan Bintaro Jaya
Ini berada di seberang kampus PKN STAN
Aku belum pernah ke sini, tapi kalau dilihat dari luar seperti PJMI, jalan komplek cukup besar dan rumah-rumahnya cukup besar dan tertata
Temanku tidak sedikit yang ngekos daerah sini,karena ini pakai nyeberang jalan besar jadi temanku bilang jaraknya cukup jauh
Untuk kisaran harga kos aku belum tahu, tapi karena tidak begitu dekat dengan kampus, harusnya harganya lebih murah
Untuk Keamanan, di sini seperti PJMI jadi ada satpam dan ada palang
Untuk makanan dan te,mpat laundry, aku kurang tahu, tapi sepertinya oke oke saja karena temanku tidak ada yang mengeluh
5, Ceger
Sebenarnya Jalan Ceger itu jalan raya yang ramai
Kalau menyebrang Jalan Ceger dari gerbang belakang Kampus PKN STAN, daerah kos situ disebut daerah Ceger
Jarak ke kampus sebenarnya dekat, tapi kalau mau ke gedung perkuliahan, cukup jauh karena jarak gerbang belakang dengan gedung kuliah lewat jalan kampus yang cukup panjaangg
Informasi yang lain, aku kurang tahu
Yang pasti, Jalan Ceger itu ramai sekali, banyak angkot, jadi kalau jalan-jalan oke juga, hihi
Tidak sedikit temanku yang kos daerah sini
6. Puyuh Timur
Sebenarnya bukan puyuh timur, tapi temanku ngekos di puyuh timur yang merupakan bagian dari suatu perumahan
ini lokasinya cukup dekat kalau lewat gang kecil yang tembus di Sarmili
Ini perumahan Mewah,, rumahnya bagus-bagus, dan rata-rata bukan kos-kosan besar, hanya rumah orang yang dikasih paviliun buat kos-kosan
sudah pasti bagus dan di sini jalannya besar dan ada satpam, kompleknya bersih
Harga kosan temanku 2 juta perbulan , tapi sudah ada pembantu, jadi kamu tinggal tidur dan beraktivitas, kamar ber ac dan kamar mandi dalam
Kata mamaku ini termasuk murah, makan dimasakin, baju kotor dicuciin, kamar dibersihin, dan ada acnya, beda sama anak kos pada umumnya, kita memang bayar kamar, tapi untuk hidup kita keluar uang lagi dan tenaga
Rata-rata kosan di sini sudah menyediakan kasur, meja belajar, dan lemari
aku masih tingkat 1 jadi belum tahu banyak, semoga di postingan selanjutnya bisa lebih informatif dan semoga informasi ini bermanfaat
melengkapi postingan sebelumnya, Jumlah maba di d3 akuntansi tepatnya ada 672 orang
baru sempat posting lagi karena kemarin sibuk dinamika, nanti pasti akan kubahas tentang dinamika hihi
See You!
Selasa, 03 November 2015
Persiapan Daftar Ulang (PKN STAN Part 6)
Rabu, 07 Oktober 2015
I Am Brave Enough to Write
Please be careful
I remind you something
DO NOT YOU DARE TO READ THIS POST IF YOU DO NOT CARE ABOUT ALAY PERSON (ME)
yes, ummm, I write this because I am feeling blue
This will be disturb you, because this is not important
If you really want to read this, so, please, be patient, because my grammar is not good enough yet
But, soon! I will be good at speaking English! (:
Well, now I live in different city from my parents, especially my mother
I was in Jogja, but, now, I am in Bintaro, Tangerang
I live in kos-kosan, it is such a rent bedroom in citizen house, it is payed per month or per year
Of course, I live alone at kos-kosan
I thought that it will be easy to live alone, without my family around me
Because I was cold person, I did not talk to much with my mother or my grandmother even we always meet each other in every corner of my home
It was not mean that I do not care, but, that was true that I was to busy with my own life
Although I did not talk to much, I was still gathering with them every time I was in home
I love my own life, I am used to living without my full-team-family around me
So, live alone again? It is not a big Problem
It has been 3 days without my mother in my kos-kosan
She went back to Jogja after spent one week prepared for my college stuffs
I live alone now it must be a simple thing for me
Actually, it is not as simple as that
at least I am not feeling simple yet
I cry a lot, studying in college reminds me of them
I saw my mother's face when she smiled, she was happy to know that I passed the test to enter my college now, although I had to go to another city
At night, she said, "It will make me miss you, when I see your bedroom and you are not there"
I smiled, then she said "I have never expected that you will go as fast as this"
I did not say anything, just smile, laugh, and happy, I did not feel what she felt
But, I love her, I love my father, I love my sister, I love my grandmothers, I love my home in Jogja, I love my pink-can-car, I love my bedroom, I love my holiday-job as my mother's worker, I love my father's call, I love my wi-fi, I love my fridge, I love my homes kitchen, I love to cook random things there, I love to come to my mothers bedroom and ask her to put some oil on my back, I love to chat with my mother after study hard, I love to lay beside her, I love to see her watching youtube, I love everything about my family
They always cheer me up
I am sad, now I leave them, and I have not give them special thing to being remembered yet
Aku meninggalkan rumah tanpa meninggalkan sesuatu yang baik untuk mereka, maksudku, aku sadar yang aku lakukan selama ini lebih banyak merepotkan daripada membantu
Although, I know they are always proud of me
At this time, I will work more hard, I want to see them smile and happy at the same time, and of course I hope I will be the reason why
I am here, in my new college, with dreams and optimisms
Brave and Strong
I really love them, my love is growing bigger because Allah SWT
I prepare for my gift for them, guess what?? You know, the perfect present (:
Kamis, 01 Oktober 2015
720 Detik ( PKN - STAN Part 5 )
Setelah latihan selama semingguan
Sehari sebelum tes kebugaran dan kesehatan, aku mengecek tensi
Itu hari Senin, paginya aku kuliah, lalu siangnya sebelum masuk di jadwal ke-dua, aku pulang karena dimarahi ayah, kata beliau, "Besok tes kesehatan kok hari ini malah kuliah, istirahat yang banyak di rumah sana."
Sebelum sampai rumah, aku mengecek tensi di apotek dekat rumah, dan tensiku adalah.....
103/60
Fantastis, aku memang darah rendah, tapi tidak disangka itu benar-benar rendah
Siang itu, aku langsung dibelikan tongseng kambing dan makan yang banyak dagingnya, hehe
Lalu tidur sampai jam setengah 5 sore
Sholat, skipping 80kali
Lalu malamnya tidur cepat setelah mempersiapkan baju yang dipakai buat tes besok
Jam 6.15 aku sampai di Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta
Sudah banyak yang mengantri dan aku dapat nomor 281 dari 300 lebih peserta yang tes hari itu
Aku lupa pukul berapa, tapi masih pagi, mungkin jam 9 lebih, aku sudah masuk ruang regstrasi dan dapat cap pertama di tangan
Setelah registrasi, langsung cek kesehatan, di dalam itu cepat, tapi memang ngantri di luar yang lama
Cek kesehatan, kami lepas sepatu dan kaus kaki
Diukur tinggi badan dan berat badan, saat itu tinggiku tercatat 167cm dan berat badan 54,5 kg
Lalu di tes buta warna pakai gambar-gambar yang ada di google, tapi yaa tidak di google juga sih, di kertas gitu, tapi itu tes manual, baca angka dalam gambar
Lalu tes mata minus, kalau di Jogja, alatnya biasa, isinya ada gambar papan catur begitu, mataku tak mampu melihat dengan baik, hahaha, benar-benar cuma bisa lihat 3 gambar terbesar dari 18an, itu aja burem banget, pakai kekuatan batin, hahaha
Selanjutnya cek tensi, Alhamdulillah tensiku 110/70, Normaalll
Lalu ke tempat dokter yang jaga, di tanya-tanya apakah ada penyakit bawaan, lalu bagian perut di tekan dan ditempel stetoskop hehe
Keputusan dokter aku sehat dan diberikan izin untuk ikut tes kebugaran
Lokasi tes kebugaran di lapangan dekat BDK Yogyakarta
Sepuluh orang diangkut dalam satu mobil dan menempuh perjalanan mungkin 3 menitan
Sampai di Lokasi, kami menunggu giliran
Aku dan sembilan orang lainnya menunggu 15 menit, lalu kami dapat luaran berwarna lengkap dengan nomor punggung (seperti yang dipakai pemain bola kalau latihan)
Ada warna biru, emas, dan merah
Kelompokku dapat warna biru, aku dapat nomor 4, jadi lengkaplah namaku Biru 4
Ciee nomor empat, nomor punggungnya kapten basket ku tercintaahh, mbak Faraaa <3<3<3
Satu kloter lari ada 3 kelompok, yang berarti 30 orang berlari dalam waktu bersamaan
Setiap satu putaran, kami harus meneriakan nama lapangan kami, yaitu warna baju dan nomor punggung, ya namaku Biru 4
Tiga puluh orang jadi 6 baris, aku di baris nomor dua
Ketika waktu dimulai, semua berlari dengan kencang, aku berada di paling belakang
Aku tetap tenang, pokoknya lari, simpan tenaga, tidak mengenal istilah jalan, apalagi berhenti
Panjang lapangan saat itu 300 meter
Setiap satu putaran, aku berteriak dengan lantang "BIRUU EMPAATT", biar aku semangat, dan panitia bisa memberi perhatian kepadaku hihihi
Lariku tidak tambah lambat, tapi juga tidak tambah cepat sampai putaran ke-tiga
Sampai putaran ke-dua akhir, aku masih paling belakang
Di putaran ke-tiga, aku mulai menyalip tiga sampai lima perempuan, laki-laki juga mulai menyalip aku
Di putaran ke-empat, waktu kurang 5 menit, aku mulai menyalip 80% peserta perempuan, karena mereka jalan
Di putaran mau dapat lima, waktu tinggal 2 menit, aku benar-benar lelah, dan rasanya sulit menambah kecepatan
Panitia mulai menghitung 10 detik mundur, aku langsung berlari secepat mungkin dan dapat 100 meter lebih
Hingga akhirnya, aku berhasil menempuh 1495meter
Yah, tidak sampai 5 putaran, tapi aku cukup puas karena aku tidak jalan sedikitpun
Temanku, laki-laki, dia sama-sama D3 Akuntansi seperti aku, dia berhasil 7 putaran, berarti kira-kira 2100 meter
Lalu kami istirahat mungkin 10 menit, sambil duduk dan berbagi makanan sama teman-teman satu kelompok
Aku tidak merasa capek sekali, mengatur napas 30 detik saja, aku sudah merasa kuat lagi
Lanjut lari angka delapan aku lasanakan dengan tenaga penuh
Instruktur mencontohkan dari kiri, tapi karena aku latihan dari kanan, jadi, aku memulai dari kanan
Yak, sudah itu saja, aku tidak tahu berapa detik, karena saat itu aku bertanya, instruktur tidak mau memberi tahu
Aku cemas dengan perolehan lari 12 menitku yang tidak begitu tinggi
Tapi karena aku membaca artikel yang memberi tahu kalau ada perempuan yang lolos dengan jarak 1200 meter, aku merasa punya harapan
Akhirnya, saat pulang, aku mendapat cap ke-tiga
Kadang aku berpikiran bahwa PKN - STAN tidak hanya melihat seberapa jauh kita lari, tapi lebih condong ke sebuah patokan, lalu kalau kita sudah memenuhi patokan tersebut, ada pertimbangan lain yang menjadi penentu kelolosan
Semua penting, dari tes tulis, tes kebugaran, tes kesehatan
Jadi walaupun kita berlari 720 detik sampai rasanya mau pingsan, kemudian lari angka delapannya kita memakan waktu yang lama, bisa jadi nilai kita jadi turun gara-gara lari angka delapan itu
Hanya anggapanku saja sih
Alhamdulillah, tanganku bergetar ketika Minggu pagi temanku mengirim pesan beserta gambar daftar nama
pesannya singkat, tetapi mengena....
"Selamat ya, kamu ke Jakarta"
See You!
Sehari sebelum tes kebugaran dan kesehatan, aku mengecek tensi
Itu hari Senin, paginya aku kuliah, lalu siangnya sebelum masuk di jadwal ke-dua, aku pulang karena dimarahi ayah, kata beliau, "Besok tes kesehatan kok hari ini malah kuliah, istirahat yang banyak di rumah sana."
Sebelum sampai rumah, aku mengecek tensi di apotek dekat rumah, dan tensiku adalah.....
103/60
Fantastis, aku memang darah rendah, tapi tidak disangka itu benar-benar rendah
Siang itu, aku langsung dibelikan tongseng kambing dan makan yang banyak dagingnya, hehe
Lalu tidur sampai jam setengah 5 sore
Sholat, skipping 80kali
Lalu malamnya tidur cepat setelah mempersiapkan baju yang dipakai buat tes besok
Jam 6.15 aku sampai di Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta
Sudah banyak yang mengantri dan aku dapat nomor 281 dari 300 lebih peserta yang tes hari itu
Aku lupa pukul berapa, tapi masih pagi, mungkin jam 9 lebih, aku sudah masuk ruang regstrasi dan dapat cap pertama di tangan
Setelah registrasi, langsung cek kesehatan, di dalam itu cepat, tapi memang ngantri di luar yang lama
Cek kesehatan, kami lepas sepatu dan kaus kaki
Diukur tinggi badan dan berat badan, saat itu tinggiku tercatat 167cm dan berat badan 54,5 kg
Lalu di tes buta warna pakai gambar-gambar yang ada di google, tapi yaa tidak di google juga sih, di kertas gitu, tapi itu tes manual, baca angka dalam gambar
Lalu tes mata minus, kalau di Jogja, alatnya biasa, isinya ada gambar papan catur begitu, mataku tak mampu melihat dengan baik, hahaha, benar-benar cuma bisa lihat 3 gambar terbesar dari 18an, itu aja burem banget, pakai kekuatan batin, hahaha
Selanjutnya cek tensi, Alhamdulillah tensiku 110/70, Normaalll
Lalu ke tempat dokter yang jaga, di tanya-tanya apakah ada penyakit bawaan, lalu bagian perut di tekan dan ditempel stetoskop hehe
Keputusan dokter aku sehat dan diberikan izin untuk ikut tes kebugaran
Lokasi tes kebugaran di lapangan dekat BDK Yogyakarta
Sepuluh orang diangkut dalam satu mobil dan menempuh perjalanan mungkin 3 menitan
Sampai di Lokasi, kami menunggu giliran
Aku dan sembilan orang lainnya menunggu 15 menit, lalu kami dapat luaran berwarna lengkap dengan nomor punggung (seperti yang dipakai pemain bola kalau latihan)
Ada warna biru, emas, dan merah
Kelompokku dapat warna biru, aku dapat nomor 4, jadi lengkaplah namaku Biru 4
Ciee nomor empat, nomor punggungnya kapten basket ku tercintaahh, mbak Faraaa <3<3<3
Satu kloter lari ada 3 kelompok, yang berarti 30 orang berlari dalam waktu bersamaan
Setiap satu putaran, kami harus meneriakan nama lapangan kami, yaitu warna baju dan nomor punggung, ya namaku Biru 4
Tiga puluh orang jadi 6 baris, aku di baris nomor dua
Ketika waktu dimulai, semua berlari dengan kencang, aku berada di paling belakang
Aku tetap tenang, pokoknya lari, simpan tenaga, tidak mengenal istilah jalan, apalagi berhenti
Panjang lapangan saat itu 300 meter
Setiap satu putaran, aku berteriak dengan lantang "BIRUU EMPAATT", biar aku semangat, dan panitia bisa memberi perhatian kepadaku hihihi
Lariku tidak tambah lambat, tapi juga tidak tambah cepat sampai putaran ke-tiga
Sampai putaran ke-dua akhir, aku masih paling belakang
Di putaran ke-tiga, aku mulai menyalip tiga sampai lima perempuan, laki-laki juga mulai menyalip aku
Di putaran ke-empat, waktu kurang 5 menit, aku mulai menyalip 80% peserta perempuan, karena mereka jalan
Di putaran mau dapat lima, waktu tinggal 2 menit, aku benar-benar lelah, dan rasanya sulit menambah kecepatan
Panitia mulai menghitung 10 detik mundur, aku langsung berlari secepat mungkin dan dapat 100 meter lebih
Hingga akhirnya, aku berhasil menempuh 1495meter
Yah, tidak sampai 5 putaran, tapi aku cukup puas karena aku tidak jalan sedikitpun
Temanku, laki-laki, dia sama-sama D3 Akuntansi seperti aku, dia berhasil 7 putaran, berarti kira-kira 2100 meter
Lalu kami istirahat mungkin 10 menit, sambil duduk dan berbagi makanan sama teman-teman satu kelompok
Aku tidak merasa capek sekali, mengatur napas 30 detik saja, aku sudah merasa kuat lagi
Lanjut lari angka delapan aku lasanakan dengan tenaga penuh
Instruktur mencontohkan dari kiri, tapi karena aku latihan dari kanan, jadi, aku memulai dari kanan
Yak, sudah itu saja, aku tidak tahu berapa detik, karena saat itu aku bertanya, instruktur tidak mau memberi tahu
Aku cemas dengan perolehan lari 12 menitku yang tidak begitu tinggi
Tapi karena aku membaca artikel yang memberi tahu kalau ada perempuan yang lolos dengan jarak 1200 meter, aku merasa punya harapan
Akhirnya, saat pulang, aku mendapat cap ke-tiga
Kadang aku berpikiran bahwa PKN - STAN tidak hanya melihat seberapa jauh kita lari, tapi lebih condong ke sebuah patokan, lalu kalau kita sudah memenuhi patokan tersebut, ada pertimbangan lain yang menjadi penentu kelolosan
Semua penting, dari tes tulis, tes kebugaran, tes kesehatan
Jadi walaupun kita berlari 720 detik sampai rasanya mau pingsan, kemudian lari angka delapannya kita memakan waktu yang lama, bisa jadi nilai kita jadi turun gara-gara lari angka delapan itu
Hanya anggapanku saja sih
Alhamdulillah, tanganku bergetar ketika Minggu pagi temanku mengirim pesan beserta gambar daftar nama
pesannya singkat, tetapi mengena....
"Selamat ya, kamu ke Jakarta"
See You!
Dua Belas Menit yang Hanya Sekali ( PKN - STAN Part 4 )
Tahap satu tes tertulis udah nih, entah kriteria apa yang dinilai oleh panitia penyelenggara USM saat itu hingga akhirnya terpilih sebagian untuk mengikuti tahap 2
Ada waktu delapan hari sebelum tes tahap ke-dua
Tes tahap ke-dua ada lari dua belas menit dan lari angka delapan
Dalam dua belas menit, kita harus menempuh jarak sejauh yang kita bisa, halal deh bagaiana cara larinya, mau jalan cepat, jogging, sprint, jalan sambil lari, lari sambil jogging, mau merangkak sampai guling-guling juga tidak masalah, kata penjaga kloterku kayak gitu, hahahaha
Tapi berkualitas sedikit laahh, jangan sampai merangkak apalagi guling-guling, hahahaha
Lari angka delapan itu, dua tiang, kita lari menyilang, untuk lebih jelas bisa search video lari angka delapan, yang dinilai kecepatan waktu kita
Walaupun aku mantan pemain basket, tes ini cukup sulit, karena sudah lama aku tidak main basket dan selama libura kelas 12 kerjaanku di rumah cuma tidur, makan, sholat, mandi, tidur lagi, yah jarang beraktivitas di luar rumah
Sudah pasti lemak ngumpul dan otot melembek
Pengumuman yang malam hari, besok paginya aku sudah mulai latihan lari
Pemanasan itu penting, biar tidak mudah kesleo, dari dulu main basket, aku bisa abis waktu banyak buat pemanasan, karena memang penting banget, 20 menit lebih buat pemanasan itu bukan hal yang sia-sia
Nah, karena ini berlari, aku pemanasan fokus di kaki, lebih banyak di kaki daripada di tangan, tapi tangan juga harus kuat loh ya, soalnya kalau lari lama, tangan bisa pegel
Aku lari di lapangan deket rumah, mungkin satu putaran 150 meter kurang
Awalnya aku lari secepat yang aku bisa, putaran pertama bisa ditempuh satu menit kurang
putaran ke-dua satu menit pas
putaran ke-tiga satu menit lima belas detik
putaran ke-empat rasanya sudah tak sanggup lagi
putaran ke-lima aku mulai jogging
putaran ke-enam aku mulai jogging yang melambat
putaran ke-tujuh aku jogging udah seperti kecepatan orang jalan kaki
Tapi aku tetap jogging, mau selambat apapun, jangan sampai jalan
Sambil jogging aku mengatur napas, jadi kadang joggingnya tambah cepat
Di putaran ke-13 aku udah capek banget, tapi masih harus lanjut, aku yakin aku kuat kalau jogging selama itu, karena dulu waktu main basket, aku bisa melakukan lebih dari ini
Walaupun kecepatan jogggingku kayak orang jalan kaki, aku tetap jogging, sampai putaran ke-20
Yak, aku masih kuat, 20 putaran tanpa berjalan aku bisa dan tidak capek yang rasanya seperti mau pingsan
Putaran ke-21 aku berjalan muter lapangan itu, mamaku, yang menemani dipinggir lapangan sambil menghitung waktu bilang kalau kecepatan joggingku sama jalan kaki di putaran ke-21 malah lebih cepat aku jalan kaki, hahahaha
Aku latian tiap hari
Ada juga hari waktu aku kuliah sampai jam 10 lalu pulang lanjut lari lagi 15 menit lagi, siang-siang, aku pakai topi, sarung tangan, slayer, dan baju panjang, serba tutupan pokoknya, soalnya lari di bawah sinar matahari yang menyengat itu malah bikin sakit
Gak lama-lama latihannyaa, paling 15 menit buat latihan daya tahan lari tanpa berhenti
Sore harinya skipping 800kali
Setelah empat hari latihan, aku mulai sadar lariku tidak efektif, mudah lelah dan tidak menempuh jarak yang jauh
Akhirnya aku bertanya pada adik sepupu yang pingin jadi TNI, bagaimana cara memanfaatkan waktu 12 menit agar tidak mudah lelah dan bisa menempuh jarak yang banyak?
Dia menjawab, "Awalnya jangan cepat-cepat mbak, jogging aja, terus lama-lama makin cepat."
Aku = "Tapi perutku sakit, Nul, tadi aku lari padahal baru 3 putaran."
Aznul = "Jangan minum air putih banyak-banyak sebelum lari, nanti perutnya kembung, malah jadi kram perutnya"
Lalu aku cerita tentang saran adik sepupuku ini pada mamaku
Mamaku setuju dan aku dikasih saran kalau jogging jangan lompat tinggi-tinggi (iya memang aku kalau jogging bukannya kakinya melebar, malah lompat rada tinggi, hehehehe) karena itu bikin cepat capek
Dua hari sebelum hari H adalah Hari Minggu
Aku pergi ke Mandala Krida, Mandala Krida adalah salah satu stadion di Jogja, bersama temanku yang sama-sama lolos tahap pertama
Sarannya tidak jauh beda dari adik sepupuku, lalu aku mencoba, dan benar! Dalam dua menit, aku tidak merasa terlalu capek, dan jarak yang aku tempuh cukup jauh, mungkin 320an meter
Selama latihan, aku pakai sepatu basket, karena lebih berat
Ketika tes aku pakai sepatu running biar lebih ringan
Setelah berlari-lari, aku mencoba lari angka delapan
Pertama kali mencoba lari angka delapan, aku dapat 23 detik
Lalu percobaan ke-dua 22 detik
Percobaan ke-tiga 23 Detik
Percobaan ke-empat 22 detik
Tapi karena habis lari lumayan jauh jadi cukup melelahkan waktu mencoba lari angka delapan
Sambil mengumpulkan tenaga buat pulang ke rumah, aku dan temanku sharing tentang alasan kenapa mau memperjuangkan masuk PKN-STAN
Dan memotivasi masing-masing agar tidak mudah menyerah saat tes besok
Kakakku bilang, hanya dua belas menit yang pertama dan terakhir
Sudah kok, lari sekali aja, belum tentu besok-besok bakal ketemu lagi
Besok kalau 12 menitnya udah selesai, udah gak akan lari lagi
Ini kesempatan, manfaatkan dengan baik
SeeYou!
Ada waktu delapan hari sebelum tes tahap ke-dua
Tes tahap ke-dua ada lari dua belas menit dan lari angka delapan
Dalam dua belas menit, kita harus menempuh jarak sejauh yang kita bisa, halal deh bagaiana cara larinya, mau jalan cepat, jogging, sprint, jalan sambil lari, lari sambil jogging, mau merangkak sampai guling-guling juga tidak masalah, kata penjaga kloterku kayak gitu, hahahaha
Tapi berkualitas sedikit laahh, jangan sampai merangkak apalagi guling-guling, hahahaha
Lari angka delapan itu, dua tiang, kita lari menyilang, untuk lebih jelas bisa search video lari angka delapan, yang dinilai kecepatan waktu kita
Walaupun aku mantan pemain basket, tes ini cukup sulit, karena sudah lama aku tidak main basket dan selama libura kelas 12 kerjaanku di rumah cuma tidur, makan, sholat, mandi, tidur lagi, yah jarang beraktivitas di luar rumah
Sudah pasti lemak ngumpul dan otot melembek
Pengumuman yang malam hari, besok paginya aku sudah mulai latihan lari
Pemanasan itu penting, biar tidak mudah kesleo, dari dulu main basket, aku bisa abis waktu banyak buat pemanasan, karena memang penting banget, 20 menit lebih buat pemanasan itu bukan hal yang sia-sia
Nah, karena ini berlari, aku pemanasan fokus di kaki, lebih banyak di kaki daripada di tangan, tapi tangan juga harus kuat loh ya, soalnya kalau lari lama, tangan bisa pegel
Aku lari di lapangan deket rumah, mungkin satu putaran 150 meter kurang
Awalnya aku lari secepat yang aku bisa, putaran pertama bisa ditempuh satu menit kurang
putaran ke-dua satu menit pas
putaran ke-tiga satu menit lima belas detik
putaran ke-empat rasanya sudah tak sanggup lagi
putaran ke-lima aku mulai jogging
putaran ke-enam aku mulai jogging yang melambat
putaran ke-tujuh aku jogging udah seperti kecepatan orang jalan kaki
Tapi aku tetap jogging, mau selambat apapun, jangan sampai jalan
Sambil jogging aku mengatur napas, jadi kadang joggingnya tambah cepat
Di putaran ke-13 aku udah capek banget, tapi masih harus lanjut, aku yakin aku kuat kalau jogging selama itu, karena dulu waktu main basket, aku bisa melakukan lebih dari ini
Walaupun kecepatan jogggingku kayak orang jalan kaki, aku tetap jogging, sampai putaran ke-20
Yak, aku masih kuat, 20 putaran tanpa berjalan aku bisa dan tidak capek yang rasanya seperti mau pingsan
Putaran ke-21 aku berjalan muter lapangan itu, mamaku, yang menemani dipinggir lapangan sambil menghitung waktu bilang kalau kecepatan joggingku sama jalan kaki di putaran ke-21 malah lebih cepat aku jalan kaki, hahahaha
Aku latian tiap hari
Ada juga hari waktu aku kuliah sampai jam 10 lalu pulang lanjut lari lagi 15 menit lagi, siang-siang, aku pakai topi, sarung tangan, slayer, dan baju panjang, serba tutupan pokoknya, soalnya lari di bawah sinar matahari yang menyengat itu malah bikin sakit
Gak lama-lama latihannyaa, paling 15 menit buat latihan daya tahan lari tanpa berhenti
Sore harinya skipping 800kali
Setelah empat hari latihan, aku mulai sadar lariku tidak efektif, mudah lelah dan tidak menempuh jarak yang jauh
Akhirnya aku bertanya pada adik sepupu yang pingin jadi TNI, bagaimana cara memanfaatkan waktu 12 menit agar tidak mudah lelah dan bisa menempuh jarak yang banyak?
Dia menjawab, "Awalnya jangan cepat-cepat mbak, jogging aja, terus lama-lama makin cepat."
Aku = "Tapi perutku sakit, Nul, tadi aku lari padahal baru 3 putaran."
Aznul = "Jangan minum air putih banyak-banyak sebelum lari, nanti perutnya kembung, malah jadi kram perutnya"
Lalu aku cerita tentang saran adik sepupuku ini pada mamaku
Mamaku setuju dan aku dikasih saran kalau jogging jangan lompat tinggi-tinggi (iya memang aku kalau jogging bukannya kakinya melebar, malah lompat rada tinggi, hehehehe) karena itu bikin cepat capek
Dua hari sebelum hari H adalah Hari Minggu
Aku pergi ke Mandala Krida, Mandala Krida adalah salah satu stadion di Jogja, bersama temanku yang sama-sama lolos tahap pertama
Sarannya tidak jauh beda dari adik sepupuku, lalu aku mencoba, dan benar! Dalam dua menit, aku tidak merasa terlalu capek, dan jarak yang aku tempuh cukup jauh, mungkin 320an meter
Selama latihan, aku pakai sepatu basket, karena lebih berat
Ketika tes aku pakai sepatu running biar lebih ringan
Setelah berlari-lari, aku mencoba lari angka delapan
Pertama kali mencoba lari angka delapan, aku dapat 23 detik
Lalu percobaan ke-dua 22 detik
Percobaan ke-tiga 23 Detik
Percobaan ke-empat 22 detik
Tapi karena habis lari lumayan jauh jadi cukup melelahkan waktu mencoba lari angka delapan
Sambil mengumpulkan tenaga buat pulang ke rumah, aku dan temanku sharing tentang alasan kenapa mau memperjuangkan masuk PKN-STAN
Dan memotivasi masing-masing agar tidak mudah menyerah saat tes besok
Kakakku bilang, hanya dua belas menit yang pertama dan terakhir
Sudah kok, lari sekali aja, belum tentu besok-besok bakal ketemu lagi
Besok kalau 12 menitnya udah selesai, udah gak akan lari lagi
Ini kesempatan, manfaatkan dengan baik
SeeYou!
Selasa, 29 September 2015
Akhir Tahap Pertama ( PKN - STAN part 3 )
Melengkapi postingan terdahulu, tahun 2015 ini D3 Akuntansi menerima 600 maba
Katanya sih, ini setengah dari jumlah tahun-tahun sebelumnya
Maka dari itu, tahun ini jumlah maba D3 Akuntansi dan D3 Pajak hampir sama, D3 pajak itu 500an
Lalu, sekarang STAN adalah STAN, menjadi brand, tapi bukan sekolah tinggi lagi
Dari sekolah tinggi menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN, yah, jadi PKN - STAN, kira-kira begituh
Oke, Bahasa Inggris? Ngerti laah, Bahasa Inggris sudah seperti bahasa ke-dua di Indonesia, hampir semua lulusan SMA bisa ber-bahasa Inggris
Baca soal Bahasa Inggris tidak sulit, ngerti artinya, tapi, untuk tata bahasa/grammar yang baik dan benar........
Inilah kendala ter-umum yang dihadapi orang seperti saya
Lagi-lagi target mengerjakan setengah yang aku pasang gagal
Dari 90 soal, aku hanya berhasil mengerjakan 39 kalau tidak salah
Yee kaliii, Memang tidak seribet TOEFL, tetapi buat aku itu cukup sulit dan membingungkan, hampir mirip-mirip pilihan jawabannyaaa
Membuatku tidak berani menjawab banyak-banyak, hanya yang aku benar-benar tau, dan 75% yakin
Ya sudah, walaupun jumlahnya tidak memuaskan, ini lah kemampuan yang berhasi aku kerahkan
Ada perbedaan dibanding aku saat mengerjakan Soal SBMPTN
Kali ini lebih dewasa, karena aku melawan ke-egoisan dan pikiran negatif
Saat mengerjakan SBMPTN, aku mengerjakan sebanyak-banyaknya, dengan harapan, di antara jawaban ngasal, pasti ada yang benar dan membantu nilai
Saat SBMPTN, banyak sekali soal yang tidak bisa aku kerjakan tetapi tetap aku jawab dengan asal-asalan, tanpa pikir panjang, yang penting jawab banyak
Di Tes Tahap Pertama ini aku menjawab semampuku, semikir paling mikir, dan tidak semaksa harus banyak, yak, sabar dan lapang dada
Pengumuman memang lebih awal dari tanggal, aku sudah berencana untuk tidak membuka, hehehe
Namun, temanku yang ikut tes juga, mengirim pesan yang berisi ucapan selamat kepadaku
Awalnya aku tidap percaya, maka dari itu aku langsung mengecek ke web
Alhamdulillah namaku tertera di pengumuman kelolosan tahap pertama
See you!
Katanya sih, ini setengah dari jumlah tahun-tahun sebelumnya
Maka dari itu, tahun ini jumlah maba D3 Akuntansi dan D3 Pajak hampir sama, D3 pajak itu 500an
Lalu, sekarang STAN adalah STAN, menjadi brand, tapi bukan sekolah tinggi lagi
Dari sekolah tinggi menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN, yah, jadi PKN - STAN, kira-kira begituh
Oke, Bahasa Inggris? Ngerti laah, Bahasa Inggris sudah seperti bahasa ke-dua di Indonesia, hampir semua lulusan SMA bisa ber-bahasa Inggris
Baca soal Bahasa Inggris tidak sulit, ngerti artinya, tapi, untuk tata bahasa/grammar yang baik dan benar........
Inilah kendala ter-umum yang dihadapi orang seperti saya
Lagi-lagi target mengerjakan setengah yang aku pasang gagal
Dari 90 soal, aku hanya berhasil mengerjakan 39 kalau tidak salah
Yee kaliii, Memang tidak seribet TOEFL, tetapi buat aku itu cukup sulit dan membingungkan, hampir mirip-mirip pilihan jawabannyaaa
Membuatku tidak berani menjawab banyak-banyak, hanya yang aku benar-benar tau, dan 75% yakin
Ya sudah, walaupun jumlahnya tidak memuaskan, ini lah kemampuan yang berhasi aku kerahkan
Ada perbedaan dibanding aku saat mengerjakan Soal SBMPTN
Kali ini lebih dewasa, karena aku melawan ke-egoisan dan pikiran negatif
Saat mengerjakan SBMPTN, aku mengerjakan sebanyak-banyaknya, dengan harapan, di antara jawaban ngasal, pasti ada yang benar dan membantu nilai
Saat SBMPTN, banyak sekali soal yang tidak bisa aku kerjakan tetapi tetap aku jawab dengan asal-asalan, tanpa pikir panjang, yang penting jawab banyak
Di Tes Tahap Pertama ini aku menjawab semampuku, semikir paling mikir, dan tidak semaksa harus banyak, yak, sabar dan lapang dada
Pengumuman memang lebih awal dari tanggal, aku sudah berencana untuk tidak membuka, hehehe
Namun, temanku yang ikut tes juga, mengirim pesan yang berisi ucapan selamat kepadaku
Awalnya aku tidap percaya, maka dari itu aku langsung mengecek ke web
Alhamdulillah namaku tertera di pengumuman kelolosan tahap pertama
See you!
Jumat, 25 September 2015
Tidak Memaksakan Pengetahuan (STAN Part 2)
Tahap pertama dari Tes STAN adalah Tes Tertulis
Tahun 2015 soal yang dipakai adaah TKD dan Bahasa Inggris
Di soal TKD ada sinonim, antonim, Bahasa Indonesia, TPA, yah kurang lebih sama seperti soal SBMPTN
Soal Bahasa Inggris cukup menyenangkan tapi juga cukup sulit, yaitu tata bahasa dan membaca
Tanggal 8-12 Agustus 2015 adalah pendaftaran Online, saat itu masih liburan menunggu kuliah perdana, kebetulan aku sudah terdaftar menjadi mahasiswi Akuntansi Universitas Islam Indonesia
Setelah mendaftar di hari ke-dua, aku men-download aplikasi soal STAN melalui PlayStore, saat itu totalnya ada empat, karena aku belum punya satupun arsip soal STAN
Keesokan harinya, aku membeli buku soal STAN, tapi setelah aku cek ternyata Soal tahun 2008 dan 2009 yang pasti lebih sulit karena ada pengetahuan umum
Dengan bekal soal seadanya aku mengerjakan untuk latihan.
Awalnya aku tidak menghitung waktu, pokoknya semua soal harus bisa aku kerjakan
Aku rada pusing liat layar hp dan memang tidak praktis, jadi aku mengerjakan buku ku yang kurang update itu hehe
Pengetahuan umumnya tidak aku kerjakan, aku fokus ke soal TKD dan Bahasa Inggris saja
Selama setengah bulan, tidak banyak waktu belajar karena keluargaku datang ke rumah
Walaupun mengerjakan dengan lambat, tapi aku punya target untuk menghabiskan soal di buku itu
Tidak ada soal yang terlewat, kecuali soal yang aneh karena memang bukuku itu aneh
Tanggal 30 Agustus 2015 adalah Tes Tertulis, di Jadwal tulisannya jam 7 pagi
Dari rumah aku berangkat jam 6 karena aku belum sempat mengecek ruang ujian di hari sebelumnya
Jam 7 pagi lewat 15 menit, pengawas datang dan kami dipersilahkan masuk
Di dalam, kami ditunggu sampai jam setengah delapan apabila kami mau ke kamar mandi
Setelah itu, kami diberi lembar jawab dan mengisi pada pukul 7.30 sampai 08.00
Lembar jawab yang dipakai adalah lembar jawab komputer, aku memakai pensil mekanik stadler 0.5, dulu kira-kira harganya 10.000an dan penghapus milik kakakku yang bersih aku lupa merk nya apa hehe tapi aku juga suka penghapus stabilo hitam yang kecil, itu juga bersih
Aku memilih memakai pensil mekanik, karena sejak SMP aku ikut UN pakai pensil mekanik jadi aku percaya
Kelebihan dari pensil mekanik ini hitamnya cukup tebal, tidak tumpul, debunya tidak terlalu banyak, dan tidak perlu repot-repot meraut
Jam 8 kurang, soal dibagi, lalu kami dipersilahkan menulis kode soal pada jawaban
Aku duduk paling belakang dan menjadi saksi pelaksanaan ujian di kelas itu, sehingga aku tanda tangan di berita acara bersama satu orang lainnya
Jam setengah 9, kami baru memulai tes tertulis TKD
Diawali dengan mengecek kelengkapan soal membutuhkan waktu 40 detik buat aku untuk mengecek 120 soal memang tidak lama karena kalau kelamaan waktunya kurang nanti
Seratus dua puluh soal dikerjakan dalam waktu 100 menit
Soal awal tentang sinonim-antonim, aku tidak memaksakan pengetahuanku, aku menjawab yang aku bisa, setiap lima soal, aku menjawab 1
Lalu ada soal tentang hubungan, yang itu looh, Sawah:.......=........:Guru nah yang ituu, aku berusaha menjawab semua, tapi ada dua yang aku tidak paham dan tidak aku jawab
Soal selanjutnya Bahasa Indonesia, membaca artikel dan menjawab soal, nah soal ini aku lewati dulu karena membutuhkan konsentrasi dan fokus, sudah pasti akan menyita waktu yang tidak sedikit
Soal selanjutnya Matematika Logika, aku menghitung dan mengerahkan sekuat tenaga untuk teliti dalam sekali hitung
Beberapa soal aku sempat ragu menjawab, jadi aku cek sekali tapi dengan cepat
Ada juga soal yang sudah aku kerjakan sampai setengah kemudian aku bingung melanjutkan dengan cara apa, langsung aku lewati
Tidak sedikit pula soal yang dibaca aja aku gak punya bayangan ini bakal dikerjain pakai cara apa, hehe jadi langsung aku lewati
Soal selanjutnya menarik kesimpulan
Soal itu membuat aku tertawa karena beberapa ada yang susah ditarik kesimpulan, serius, jatuhnya jadi aneh, coba deh cari di google soal stan 2015, baca lah soal tentang jerawat dan batik
Soal STANku ada di Jogja, saat ini aku sudah di Bintaro
Soal kesimpulan itu, aku menjawab mungkin setengahnya, tapi aku yakin
Karena ada soal yang panjang dan cukup membingungkan jadinya tidak aku jawab
TENG.... Waktu kurang 10 menit
TIDAAKKK, udah kurang 10 menit, aku beelum membaca semua soal
Soal setelah menarik kesimpulan adalah soal cerita yang berisi informasi, yang umumnya seperti jika Dedi duduk di antara Martha dan Bebi, maka tempat duduk mana yang kosong, nah juga ada tentang jadwal
Aku baca bentar aja langsung aku lewati, ribet kan, harus digambar dulu
yah oke, emang daya dong-ku membutuhkan visualisasi kalau kasusya cukup ribet
Soal terakhir tentang gambar-gambar, aku cuma jawab satu, karena cuma dikit empat atau lima gitu
Setelah membaca semua soal, aku kembali ke tempat menarik kesimpulan karena aku merasa lumayan bisa disitu
Alhamdulillah bisa nambah 4-6 soal terjawab di 10 menit terakhir
HUALAA, Selesaaii
Aku merasa bersyukur karena selama 100menit aku tidak sempat menganggur, penuh dengan mengutak-atik soal
Targetku mengerjakan 60 soal
Setelah aku hitung......TERNYATA AKU MENGERJAKAN 59 SOAL
Aku sedikit menyesal, mengapa tidak sampai 60
Tetapi aku tetap bersyukur karena aku tidak merasa berlama-lama di suatu soal
Aku juga pasrah karena itu kemampuanku walaupun belum 100%
Pengalaman ditolak tiga kali membuat aku bertekad tidak mengulangi kesalahan yang sama dan membuat aku lebih lapang dada menerima bayang-bayang tidak lolos, hehe
Naahh, itulaah pengalanku mengerjakan TKD STAN 2015
Semoga bermanfaat untuk kamu yang mau masuk STAN
Good Luck!
Tahun 2015 soal yang dipakai adaah TKD dan Bahasa Inggris
Di soal TKD ada sinonim, antonim, Bahasa Indonesia, TPA, yah kurang lebih sama seperti soal SBMPTN
Soal Bahasa Inggris cukup menyenangkan tapi juga cukup sulit, yaitu tata bahasa dan membaca
Tanggal 8-12 Agustus 2015 adalah pendaftaran Online, saat itu masih liburan menunggu kuliah perdana, kebetulan aku sudah terdaftar menjadi mahasiswi Akuntansi Universitas Islam Indonesia
Setelah mendaftar di hari ke-dua, aku men-download aplikasi soal STAN melalui PlayStore, saat itu totalnya ada empat, karena aku belum punya satupun arsip soal STAN
Keesokan harinya, aku membeli buku soal STAN, tapi setelah aku cek ternyata Soal tahun 2008 dan 2009 yang pasti lebih sulit karena ada pengetahuan umum
Dengan bekal soal seadanya aku mengerjakan untuk latihan.
Awalnya aku tidak menghitung waktu, pokoknya semua soal harus bisa aku kerjakan
Aku rada pusing liat layar hp dan memang tidak praktis, jadi aku mengerjakan buku ku yang kurang update itu hehe
Pengetahuan umumnya tidak aku kerjakan, aku fokus ke soal TKD dan Bahasa Inggris saja
Selama setengah bulan, tidak banyak waktu belajar karena keluargaku datang ke rumah
Walaupun mengerjakan dengan lambat, tapi aku punya target untuk menghabiskan soal di buku itu
Tidak ada soal yang terlewat, kecuali soal yang aneh karena memang bukuku itu aneh
Tanggal 30 Agustus 2015 adalah Tes Tertulis, di Jadwal tulisannya jam 7 pagi
Dari rumah aku berangkat jam 6 karena aku belum sempat mengecek ruang ujian di hari sebelumnya
Jam 7 pagi lewat 15 menit, pengawas datang dan kami dipersilahkan masuk
Di dalam, kami ditunggu sampai jam setengah delapan apabila kami mau ke kamar mandi
Setelah itu, kami diberi lembar jawab dan mengisi pada pukul 7.30 sampai 08.00
Lembar jawab yang dipakai adalah lembar jawab komputer, aku memakai pensil mekanik stadler 0.5, dulu kira-kira harganya 10.000an dan penghapus milik kakakku yang bersih aku lupa merk nya apa hehe tapi aku juga suka penghapus stabilo hitam yang kecil, itu juga bersih
Aku memilih memakai pensil mekanik, karena sejak SMP aku ikut UN pakai pensil mekanik jadi aku percaya
Kelebihan dari pensil mekanik ini hitamnya cukup tebal, tidak tumpul, debunya tidak terlalu banyak, dan tidak perlu repot-repot meraut
Jam 8 kurang, soal dibagi, lalu kami dipersilahkan menulis kode soal pada jawaban
Aku duduk paling belakang dan menjadi saksi pelaksanaan ujian di kelas itu, sehingga aku tanda tangan di berita acara bersama satu orang lainnya
Jam setengah 9, kami baru memulai tes tertulis TKD
Diawali dengan mengecek kelengkapan soal membutuhkan waktu 40 detik buat aku untuk mengecek 120 soal memang tidak lama karena kalau kelamaan waktunya kurang nanti
Seratus dua puluh soal dikerjakan dalam waktu 100 menit
Soal awal tentang sinonim-antonim, aku tidak memaksakan pengetahuanku, aku menjawab yang aku bisa, setiap lima soal, aku menjawab 1
Lalu ada soal tentang hubungan, yang itu looh, Sawah:.......=........:Guru nah yang ituu, aku berusaha menjawab semua, tapi ada dua yang aku tidak paham dan tidak aku jawab
Soal selanjutnya Bahasa Indonesia, membaca artikel dan menjawab soal, nah soal ini aku lewati dulu karena membutuhkan konsentrasi dan fokus, sudah pasti akan menyita waktu yang tidak sedikit
Soal selanjutnya Matematika Logika, aku menghitung dan mengerahkan sekuat tenaga untuk teliti dalam sekali hitung
Beberapa soal aku sempat ragu menjawab, jadi aku cek sekali tapi dengan cepat
Ada juga soal yang sudah aku kerjakan sampai setengah kemudian aku bingung melanjutkan dengan cara apa, langsung aku lewati
Tidak sedikit pula soal yang dibaca aja aku gak punya bayangan ini bakal dikerjain pakai cara apa, hehe jadi langsung aku lewati
Soal selanjutnya menarik kesimpulan
Soal itu membuat aku tertawa karena beberapa ada yang susah ditarik kesimpulan, serius, jatuhnya jadi aneh, coba deh cari di google soal stan 2015, baca lah soal tentang jerawat dan batik
Soal STANku ada di Jogja, saat ini aku sudah di Bintaro
Soal kesimpulan itu, aku menjawab mungkin setengahnya, tapi aku yakin
Karena ada soal yang panjang dan cukup membingungkan jadinya tidak aku jawab
TENG.... Waktu kurang 10 menit
TIDAAKKK, udah kurang 10 menit, aku beelum membaca semua soal
Soal setelah menarik kesimpulan adalah soal cerita yang berisi informasi, yang umumnya seperti jika Dedi duduk di antara Martha dan Bebi, maka tempat duduk mana yang kosong, nah juga ada tentang jadwal
Aku baca bentar aja langsung aku lewati, ribet kan, harus digambar dulu
yah oke, emang daya dong-ku membutuhkan visualisasi kalau kasusya cukup ribet
Soal terakhir tentang gambar-gambar, aku cuma jawab satu, karena cuma dikit empat atau lima gitu
Setelah membaca semua soal, aku kembali ke tempat menarik kesimpulan karena aku merasa lumayan bisa disitu
Alhamdulillah bisa nambah 4-6 soal terjawab di 10 menit terakhir
HUALAA, Selesaaii
Aku merasa bersyukur karena selama 100menit aku tidak sempat menganggur, penuh dengan mengutak-atik soal
Targetku mengerjakan 60 soal
Setelah aku hitung......TERNYATA AKU MENGERJAKAN 59 SOAL
Aku sedikit menyesal, mengapa tidak sampai 60
Tetapi aku tetap bersyukur karena aku tidak merasa berlama-lama di suatu soal
Aku juga pasrah karena itu kemampuanku walaupun belum 100%
Pengalaman ditolak tiga kali membuat aku bertekad tidak mengulangi kesalahan yang sama dan membuat aku lebih lapang dada menerima bayang-bayang tidak lolos, hehe
Naahh, itulaah pengalanku mengerjakan TKD STAN 2015
Semoga bermanfaat untuk kamu yang mau masuk STAN
Good Luck!
D3 Akuntansi (STAN Part 1)
Halooo!!
Alhamdulillah saat ini aku sekolah di STAN D3 Akuntansi
Pada posting kali ini, aku akan memberi alasan mengapa aku memilih D3 Akuntansi di antara spesialisasi lain
Aku harap posting-an ini bisa jadi pertimbangan buat yang mau masuk STAN dalam memilih spesialisasi khususnya D3 Akuntansi
1) Namanya juga Sekolah Tinggi Akutansi Negara , yaaa pasti ada penekanan dalam akuntansi-nya, hahahaha, seriuuss, berarti kita diharapkan menjadi akuntan yang megabdi pada negara, yaa setidaknya jadi ahli keuangan di bidang-bidang kenegaraan
2) Akuntansi adalah ilmu ekonomi yang luas. Karena yang kita lakukan membukukan kegiatan keuangan. Itu dasar banget, kalau suatu saat kita udah ga kerja, ilmunya masih bisa kita gunakan dalam membuka usaha dan biar gak ditipu, yaaaahh, karena kita bisa membaca laporan keuangan. Akuntan juga flexible, kita bisa kerja di kantor pajak, bea cukai, penilai, dan lain-lain. Belum tentu orang pajak, bea cukai, penilai, dan lain-lain bisa jadi seorang akuntan. cie gitu hehe
3) Kuotanya banyak. Dari pengalaman teman-teman kakakku, akuntansi menerima banyak mahasiswa baru, kalau sudah begini, berarti kesempatan masuk lebih besar, walaupun aku juga belum tahu kuotanya berapa, hehe
4) Ini alasan pribadi, aku tidak begitu suka menghafal karena kalau hanya hafalan bisa lupa di kemudian hari, aku lebih suka menghitung-hitung dan menerapkan, jadi aku tidak mudah lupa
Sebenarnya alasan ke-tiga dan ke-empat yang paling membuat aku yakin untuk memilih D3 Akuntansi, kita harus memanfaatkan peluang dengan baik, diimbangi dengan kemampuan kita dan keikhlasan, hehe
Sekian yaa, Good Luck!
Alhamdulillah saat ini aku sekolah di STAN D3 Akuntansi
Pada posting kali ini, aku akan memberi alasan mengapa aku memilih D3 Akuntansi di antara spesialisasi lain
Aku harap posting-an ini bisa jadi pertimbangan buat yang mau masuk STAN dalam memilih spesialisasi khususnya D3 Akuntansi
1) Namanya juga Sekolah Tinggi Akutansi Negara , yaaa pasti ada penekanan dalam akuntansi-nya, hahahaha, seriuuss, berarti kita diharapkan menjadi akuntan yang megabdi pada negara, yaa setidaknya jadi ahli keuangan di bidang-bidang kenegaraan
2) Akuntansi adalah ilmu ekonomi yang luas. Karena yang kita lakukan membukukan kegiatan keuangan. Itu dasar banget, kalau suatu saat kita udah ga kerja, ilmunya masih bisa kita gunakan dalam membuka usaha dan biar gak ditipu, yaaaahh, karena kita bisa membaca laporan keuangan. Akuntan juga flexible, kita bisa kerja di kantor pajak, bea cukai, penilai, dan lain-lain. Belum tentu orang pajak, bea cukai, penilai, dan lain-lain bisa jadi seorang akuntan. cie gitu hehe
3) Kuotanya banyak. Dari pengalaman teman-teman kakakku, akuntansi menerima banyak mahasiswa baru, kalau sudah begini, berarti kesempatan masuk lebih besar, walaupun aku juga belum tahu kuotanya berapa, hehe
4) Ini alasan pribadi, aku tidak begitu suka menghafal karena kalau hanya hafalan bisa lupa di kemudian hari, aku lebih suka menghitung-hitung dan menerapkan, jadi aku tidak mudah lupa
Sebenarnya alasan ke-tiga dan ke-empat yang paling membuat aku yakin untuk memilih D3 Akuntansi, kita harus memanfaatkan peluang dengan baik, diimbangi dengan kemampuan kita dan keikhlasan, hehe
Sekian yaa, Good Luck!
Minggu, 16 Agustus 2015
Cara Meredakan Rasa Mual
Halooo
Mual di atas maksudnya bukan mual karena hamil yaa, tapi mual biasa
Jadi hari ini aku sarapan spageti pakai saus instan
Rasa tomatnya dominan sekali, aku ga begitu suka
Setelah sarapan aku duduk duduk santai selama kurang lebih 30menitan
Lalu aku olahraga pakai alat lari manual
Karena udah lama ga olahraga, jadi 6 menit udah capek banget
Beberapa menit kemudian perutku mulai terasa sakit, rasanya ingin muntah
Tapi masa ga ngapa-ngapain muntah gitu aja
Akhirnya aku mencari di Google dengan kata kunci "agar tidak muntah"
Di paling atas ada web wikihow.com , kemudian aku klik
Ada beberapa metode, tapi karena sudah tidak tahan dan asam mulai naik ke mulut
Aku hanya baca metode pertama, yaitu
1. Minum air putih yang banyak
Nah, tanpa baca keterangan bawahnya, aku langsung minum air putih 2 gelas
Ternyata maksudnya sedikit demi sedikit, atau makan es batu, kan es batu melelehnya pelan pelan jd airnya keteguk sedikit demi sedikit
Karena banyak minum air putih itu, seketika isi perutku keluar, spageti yang tadi aku makan keluar sudah
2. Setelah minum air putih, minumlah cairan jernih lainnya, sebaiknya pilih larutan yang mengandung elektrolit
Bisa teh encer, air kaldu, jus apel
Setelah muntah tadi, aku minum air putih lagi segelas, rasanya mual lagi, tapi bisa ditahan jadi aku meneruskan step ke dua ini dengan mengambil jus apel sisa lebaran kemaren, sebenarnya sari apel sih, hahaha
Yak dan sekarang rasa mualnya sudah sangat berkurang
3. Gunakan sirup dan tonik untuk menenangkan perut anda
Karena aku ga punya, jadi tidak aku lakukan
4. Hindari cairan yang mengandung kafein, minuman berkarbonasi, dan minuman yang asam
Cairan ini meliputi banyak minuman bersoda dan kopi, juga jus buah seperti jus jeruk, anggur, atau limun
5. Cobalah minum teh jahe untuk meredakan rasa mual anda
Nah itu dia, tapi aku hanya mengikuti langkah 1 dan langkah 2, masih mual tapi setidaknya lebih baik daripada tadi
Beberapa metode lain yang sepertinya oke untuk dicoba, menurutku adalah
1. Hisap daun mint atau kunyahlah permen karet
Rasa segar mint adalah pembersih lidah yang baik dan dapat mengurangi rasa mual
2. Hindari makanan yang asam, pedas, berlemak atau mengandung terlalu banyak serat
Makanan ini dapat membuat perut anda bekerja keras, sehingga kemungkinan anda muntah semakin besar.
Jika muntah anda disertai diare, hindari produk olahan susu
Hindari makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin, karena perut anda akan bekerja keras untuk mencerna jenis makanan ini
3. Letakkan kain dingin yang lembab di kening dan belakang leher anda
Khususnya jika kepala anda terasa panas tiba-tiba
4. Letakan kaki anda lebih tinggi dari tubuh anda
Berikan bantal dibawah kaki anda untuk mengangkatnya
5. Aktifkan indra peraba anda
Dengan Perhatian tubuh anda tidak terpusat dengan rasa mual
Buatlah anda sedikit saja merasa sakit, namun tidak serius, seperti
Cubit lengan anda
Pukul pelan paha anda
Tarik pelan rambut anda
Gigit bibir bawah anda
Tancapkan kuku anda pada tangan
Relaksasi cukup membantu
Sumber : id.m.wikihow.com/Menghentikan-Muntah-Muntah
Sudaahh, terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat
Daaahhh
Mual di atas maksudnya bukan mual karena hamil yaa, tapi mual biasa
Jadi hari ini aku sarapan spageti pakai saus instan
Rasa tomatnya dominan sekali, aku ga begitu suka
Setelah sarapan aku duduk duduk santai selama kurang lebih 30menitan
Lalu aku olahraga pakai alat lari manual
Karena udah lama ga olahraga, jadi 6 menit udah capek banget
Beberapa menit kemudian perutku mulai terasa sakit, rasanya ingin muntah
Tapi masa ga ngapa-ngapain muntah gitu aja
Akhirnya aku mencari di Google dengan kata kunci "agar tidak muntah"
Di paling atas ada web wikihow.com , kemudian aku klik
Ada beberapa metode, tapi karena sudah tidak tahan dan asam mulai naik ke mulut
Aku hanya baca metode pertama, yaitu
1. Minum air putih yang banyak
Nah, tanpa baca keterangan bawahnya, aku langsung minum air putih 2 gelas
Ternyata maksudnya sedikit demi sedikit, atau makan es batu, kan es batu melelehnya pelan pelan jd airnya keteguk sedikit demi sedikit
Karena banyak minum air putih itu, seketika isi perutku keluar, spageti yang tadi aku makan keluar sudah
2. Setelah minum air putih, minumlah cairan jernih lainnya, sebaiknya pilih larutan yang mengandung elektrolit
Bisa teh encer, air kaldu, jus apel
Setelah muntah tadi, aku minum air putih lagi segelas, rasanya mual lagi, tapi bisa ditahan jadi aku meneruskan step ke dua ini dengan mengambil jus apel sisa lebaran kemaren, sebenarnya sari apel sih, hahaha
Yak dan sekarang rasa mualnya sudah sangat berkurang
3. Gunakan sirup dan tonik untuk menenangkan perut anda
Karena aku ga punya, jadi tidak aku lakukan
4. Hindari cairan yang mengandung kafein, minuman berkarbonasi, dan minuman yang asam
Cairan ini meliputi banyak minuman bersoda dan kopi, juga jus buah seperti jus jeruk, anggur, atau limun
5. Cobalah minum teh jahe untuk meredakan rasa mual anda
Nah itu dia, tapi aku hanya mengikuti langkah 1 dan langkah 2, masih mual tapi setidaknya lebih baik daripada tadi
Beberapa metode lain yang sepertinya oke untuk dicoba, menurutku adalah
1. Hisap daun mint atau kunyahlah permen karet
Rasa segar mint adalah pembersih lidah yang baik dan dapat mengurangi rasa mual
2. Hindari makanan yang asam, pedas, berlemak atau mengandung terlalu banyak serat
Makanan ini dapat membuat perut anda bekerja keras, sehingga kemungkinan anda muntah semakin besar.
Jika muntah anda disertai diare, hindari produk olahan susu
Hindari makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin, karena perut anda akan bekerja keras untuk mencerna jenis makanan ini
3. Letakkan kain dingin yang lembab di kening dan belakang leher anda
Khususnya jika kepala anda terasa panas tiba-tiba
4. Letakan kaki anda lebih tinggi dari tubuh anda
Berikan bantal dibawah kaki anda untuk mengangkatnya
5. Aktifkan indra peraba anda
Dengan Perhatian tubuh anda tidak terpusat dengan rasa mual
Buatlah anda sedikit saja merasa sakit, namun tidak serius, seperti
Cubit lengan anda
Pukul pelan paha anda
Tarik pelan rambut anda
Gigit bibir bawah anda
Tancapkan kuku anda pada tangan
Relaksasi cukup membantu
Sumber : id.m.wikihow.com/Menghentikan-Muntah-Muntah
Sudaahh, terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat
Daaahhh
Fenomena Hijab
Haloooo!!
Yaakk, sekarang aku sudah kuliah loh
Ehem, sudah malam, tidak usah basa basi, karena lagi kepikiran jadi lebih baik segera ditulis kalau besok besok bisa lupa
Seiring berjalannya waktu, perubahan perubahan terjadi di sekitar kita
Tahun 2015 ini menurutku adalah tahun yang luar biasa
Entah bagi Indonesia atau semua manusia di bumi ini merasakannya
Salah satu dari 'luar biasa' tersebut adalah "HIJAB"
Yap, hijab yang aku maksud adalah wanita yang menutup aurat dari ujung kaki sampai ujung kepala kecuali muka dan telapak tangan
Menurut wikipedia, hijab menurut bahasa arab artinya penghalang, sedangkan dalam Islam, hijab adalah tata cara berpakaian yang sesuai dengan ketentuan agama
Hari ini, banyak remaja yang memakai jilbab, termasuk aku, hehe
Sekarang jilbab malah jadi bagian dari gaya ke Indonesia an
Bahkan sudah termasuk model berbusana yang ga kalah keren
Ini adalah suatu fenomena yang positif
Dari sini lah wanita muslim jadi tidak ragu ragu untuk pakai jilbab ketika ia mau
Dari kadang-kadang, jadi lumayan sering, jadi sering
Insyallah, lama-lama jadi terketuk hatinya dan pakai jilbab setiap hari
Awalnya masih pakai jilbab dengan baju di 'mix', pakai celana dan lengan pendek yang dikasih jaket, karena memakai baju seadanya sebelum memakai jilbab
Lalu kalau ada yang menarik, beli hijab
Selanjutnya koleksi hijab semakin banyak
Akhirnya, insyallah, hijabnya jadi lebih baik lagi
Kemudian dari baju, hati jadi mengikuti, pikiran juga ikut ikutan, selanjutnya, insyallah jadi timbul rasa ingin memperbaiki diri .....
Menurutku lingkungan yang positif akan membawa diri sesorang ke arah yang positif
Salah satunya fenomena hijab inii
Walaupun selangkah demi selangkah, insyallah, seterusnya bisa melangkah lebih dekat ke arah yang baik
Pernyataan diatas bukan berdasar penelitian yaaa, pendapat sesorang bernama Nina, wahaha
Oh iya, kemarin aku dapat semacam nasihat, yaitu cobalah mempunyai blog, lalu isilah dengan hal yang berguna
Seketika aku jadi merasa tertohok karena selama ini blog aku anggap sebagai tempat curhat wahahaha
Aku menulis blog ini pakai tablet, jujur aja, lebih ribet daripada pakai PC
Tapi PCku lambat sekalii, mau dijual tapi itu hadiah
Kalau besar-kecil in tulisan masih bisa, tapi ya itu tadi, ribet
Ngedit lagi besok besok kalau ada waktu, biar tulisannya besar kecil kayak biasanya hihi
Daahhh!!!
Yaakk, sekarang aku sudah kuliah loh
Ehem, sudah malam, tidak usah basa basi, karena lagi kepikiran jadi lebih baik segera ditulis kalau besok besok bisa lupa
Seiring berjalannya waktu, perubahan perubahan terjadi di sekitar kita
Tahun 2015 ini menurutku adalah tahun yang luar biasa
Entah bagi Indonesia atau semua manusia di bumi ini merasakannya
Salah satu dari 'luar biasa' tersebut adalah "HIJAB"
Yap, hijab yang aku maksud adalah wanita yang menutup aurat dari ujung kaki sampai ujung kepala kecuali muka dan telapak tangan
Menurut wikipedia, hijab menurut bahasa arab artinya penghalang, sedangkan dalam Islam, hijab adalah tata cara berpakaian yang sesuai dengan ketentuan agama
Hari ini, banyak remaja yang memakai jilbab, termasuk aku, hehe
Sekarang jilbab malah jadi bagian dari gaya ke Indonesia an
Bahkan sudah termasuk model berbusana yang ga kalah keren
Ini adalah suatu fenomena yang positif
Dari sini lah wanita muslim jadi tidak ragu ragu untuk pakai jilbab ketika ia mau
Dari kadang-kadang, jadi lumayan sering, jadi sering
Insyallah, lama-lama jadi terketuk hatinya dan pakai jilbab setiap hari
Awalnya masih pakai jilbab dengan baju di 'mix', pakai celana dan lengan pendek yang dikasih jaket, karena memakai baju seadanya sebelum memakai jilbab
Lalu kalau ada yang menarik, beli hijab
Selanjutnya koleksi hijab semakin banyak
Akhirnya, insyallah, hijabnya jadi lebih baik lagi
Kemudian dari baju, hati jadi mengikuti, pikiran juga ikut ikutan, selanjutnya, insyallah jadi timbul rasa ingin memperbaiki diri .....
Menurutku lingkungan yang positif akan membawa diri sesorang ke arah yang positif
Salah satunya fenomena hijab inii
Walaupun selangkah demi selangkah, insyallah, seterusnya bisa melangkah lebih dekat ke arah yang baik
Pernyataan diatas bukan berdasar penelitian yaaa, pendapat sesorang bernama Nina, wahaha
Oh iya, kemarin aku dapat semacam nasihat, yaitu cobalah mempunyai blog, lalu isilah dengan hal yang berguna
Seketika aku jadi merasa tertohok karena selama ini blog aku anggap sebagai tempat curhat wahahaha
Aku menulis blog ini pakai tablet, jujur aja, lebih ribet daripada pakai PC
Tapi PCku lambat sekalii, mau dijual tapi itu hadiah
Kalau besar-kecil in tulisan masih bisa, tapi ya itu tadi, ribet
Ngedit lagi besok besok kalau ada waktu, biar tulisannya besar kecil kayak biasanya hihi
Daahhh!!!
Langganan:
Postingan (Atom)
